Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kancah perpolitikan lima tahun ke depan, petahana Presiden Joko Widodo dan partai politik pendukungnya masih sama-sama saling membutuhkan. Khususnya, dengan partai-partai besar seperti Golkar.
"Golkar adalah partai yang tidak bisa jauh dari kekuasaan, itu nature basis Partai golkar. Di satu sisi, Jokowi juga membutuhkan Golkar," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam sebuah diskusi, di Menteng, Jakarta, Sabtu (13/7).
Burhanuddin mengatakan, jumlah suara Golkar yang besar, terutama di parlemen, akan dapat membantu Jokowi dalam bekerja. Dengan begitu, Jokowi dapat menyelesaikan masa jabatannya dengan lebih baik.
Senada dengan Burhanudin, Pakar Hukum Tata Negara Juanda mengatakan Golkar memang memegang peranan penting dalam jalannya pemerintahan Jokowi. Di periode pertama, mereka turut aktif menyukseskan beberapa kerja Jokowi.
"Di periode kedua ini saya harap Golkar akan bisa lebih banyak meningkatkan kerja-kerja legislasi. Banyak peraturan perundang-undangan kita yang masih berantakan. Golkar partai besar harus bisa menyelesaikan itu," ujar Juanda.
Pakar politik dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri itu melihat antara Golkar dan Presiden Jokowi ada kedekatan politis dan kedua pihak sama-sama dapat memanfaatkannya. Jokowi membutuhkan stabilitas politik dan keamanan pada pemerintahannya, dan Golkar juga membutuhkan stabilitas kepemimpinan di internal partai.
Juanda mencontohkan, Golkar mengalami dinamika internal berkepanjangan sejak 2014 dan mulai stabil ketika Airlangga Hartarto memimpin sejak Desember 2017. "Relasi yang dibangun Presiden Jokowi dan Partai Golkar, sama-sama menjaga stabilitas. Kalau Partai Golkar stabil dan pemerintahan stabil, pemerintahan Presiden Jokowi periode kedua akan berjalan lebih baik," ucapnya.
Plt Ketua DPP Golkar DKI, Rizal Mallarangeng, mengatakan Golkar masih berdiri dengan kukuh sebagai partai besar. Terbukti, dari perolehan suara tiga besar pada Pemilu 2019. "Yang pasti kami ingin bekerja membantu Pak Jokowi dengan maksimal dan tanpa mengharap pamrih," ujar Rizal. (Pro/Ant/P-2)
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved