Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengatakan setelah bertemu dan makan siang bersama Presiden terpilih Joko Widodo kemarin, pekerjaan rumah selanjutnya bagi Ketua Umum Gerindra Prabowo ialah menjinakkan pendukungnya di akar rumput yang kecewa dengan pertemuan tersebut.
Adi mengatakan salah satu cara bagi Prabowo untuk menepis kekecewaan tersebut, yakni dengan meyakinkan pendukungnya bahwa Pemilu telah usai. Selain itu, Prabowo juga harus meminta untuk menghentikan narasi Pemilu curang, pemerintah anti-Islam, dan diskriminasi ulama.
Ia berpendapat, perlahan tapi pasti dengan terus diberikan pemahaman, pendukung Prabowo yang mengerti politik akan menyadari pertemuan dengan Jokowi tersebut untuk mengakhiri konflik pascapilpres.
"Sejatinya rekonsiliasi harus mengakhiri pertikaian dan konflik yang terjadi. Saya cukup yakin pendukung Prabowo yang mengerti politik secara perlahan akan memahami apa yang dilakukan Prabowo," kata Adi saat dihubungi, Minggu (14/7).
Baca juga: Kekecewaan Pendukung Prabowo Modal PKS di 2024
Namun demikian, Adi mengatakan upaya Prabowo tidak akan mudah, lantaran ada kelompok pendukungnya yang tidak akan sependapat dengan mantan Danjen Kopassus itu. Misalnyam Presidium Alumni 212 yang memillih menanggalkan dukungannya terhadap Prabowo lantaran kecewa.
Akan tetapi, ia mengatakan Prabowo tidak perlu risau dengan sikap kelompok tersebut. Menurutnya, PA 212 ialah penumpang bebas dalam agenda politik lima tahunan yang mencoba memanfaatkan momentum untuk penetrasi agenda perjuangannya sendiri. Selain itu, menurutnya, Partai Gerindra dan Prabowo sendiri telah memiliki massa dan pengaruh yang cukup besar.
"Jadi, kalau ditinggal PA212 saya rasa biasa saja bagi Prabowo. Tanpa PA212 pun Prabowo sudah besar," pungkasnya. (OL-8)
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, bersilaturahmi ke Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi, Kamis (26/2).
Mantan Bupati Indramayu Nina Dai Bachtiar menemui Jokowi di Solo untuk meminta restu bergabung ke PSI.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Kehadiran Indonesia dalam Dewan Perdamaian menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta terus konsisten mendorong solusi damai yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi rakyat Palestina.
Usai pertemuan Hambalang, saham grup Prajogo Pangestu melonjak hingga ARA. Pasar menilai sinyal kesinambungan kebijakan dan proyek strategis.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved