Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Polri menarik Irjen Firli dari posisi Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dipertanyakan Indonesia Corruption Watch (ICW) karena dilakukan di tengah proses penindakan etik KPK terhadap yang bersangkutan.
Irjen Firli ditarik kembali ke Korps Bhayangkara dan dipromosikan menjadi Kapolda Sumatra Selatan. ICW menilai kebijakan petinggi Polri itu mengesankan pihak kepolisian tidak menghargai proses pemeriksaan internal yang sedang dilakukan KPK.
Penindakan etik dilakukan terhadap Firli karena dia bertemu langsung dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat saat itu, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), September 2018. Padahal, KPK tengah menyelidiki perkara yang menyeret nama TGB.
"Seharusnya sebagai instansi penegak hukum, Polri dapat memahami bahwa KPK sedang menyelesaikan mandat dari laporan masyarakat terhadap dugaan pelanggaran etik yang diduga melibatkan Irjen Firli. Baiknya Polri menunggu hasil pemeriksaan internal KPK, bukan malah menarik Firli sebelum putusan internal dijatuhkan," tutur peneliti ICW Kurnia Ramadhana, kemarin.
Alasan menarik Irjen Firli pun, imbuh dia, terkesan tidak elok, yakni disebutkan bahwa yang bersangkutan dibutuhkan Polri dan mendapat promosi. Hal itu dipandang ICW langkah yang tidak berpihak dari kepolisian pada pemberantasan korupsi dan abai terhadap rekam jejak pegawainya sendiri.
Namun, ICW juga mengkritisi lambannya penegakan etik yang dilakukan KPK. Terhitung lebih dari enam bulan pascalaporan yang ICW sampaikan, hingga hari ini putusan tidak kunjung dijatuhkan. ''Ini sekaligus menegaskan bahwa pimpinan KPK tidak mempunyai komitmen yang tegas dalam penegakan etik di internal KPK,'' tandas Kurnia.
Kabiro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengonfirmasi, kemarin, bahwa betul Irjen Firli dipromosikan menjadi Kapolda Sumsel. ''Untuk Irjen Firli ditarik kembali dari KPK ke Polri karena dibutuhkan organisasi.''
Sementara itu, panitia seleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023 menyatakan telah ada 22 orang yang mendaftar. Latar belakang mereka, kata Wakil Ketua Pansel Capim KPK Indriyanto Seno Adji, cukup bervariasi. ''Pelamarnya variatif, ada dari unsur advokat, Polri, PNS, pensiunan jaksa, dosen, dan lain-lain.''
Dari Polri, tercatat sembilan perwira tinggi mendaftarkan diri ke pansel. (Dro/X-8)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Korlantas Polri resmi menghentikan one way nasional KM 414 hingga KM 70 pada Rabu (25/3) sore karena arus balik Lebaran 2026 mulai melandai.
Bareskrim Polri menangkap Direktur dan Manajer White Rabbit terkait dugaan peredaran narkoba sejak 2024. Polisi kini memburu aliran dana dan TPPU.
Pendaftaran Bintara Penerimaan Polri 2026 resmi dibuka dengan kuota 5.141 orang. Cek syarat, cara daftar online, dan batas waktu verifikasi hingga 30 Maret 2026!
Polri resmi buka pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama 2026 mulai 9-30 Maret. Cek syarat lengkap, kuota 6.900 orang, dan cara daftar di sini!
WAKIL Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak aparat kepolisian untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat guna mencegah meluasnya aksi main hakim sendiri.
MANTAN Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas kini menjadi tahanan rumah. ICW menilai sangat berisiko karena ada potensi penghilangan barang bukti kasus korupsi kuota haji
ICW mendesak Dewas KPK memeriksa pimpinan lembaga antirasuah itu setelah mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rutan jadi tahanan rumah
ICW mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari Rumah Tahanan (Rutan) menjadi tahanan rumah
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mendesak pemerintah untuk segera membatalkan kebijakan impor 105.000 unit kendaraan pick up (pikap) dari India.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
ICW meminta KPK mengawasi 1.179 SPPG milik Polri karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan pengelolaan dana hingga Rp2,2 triliun per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved