Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD menyambangi kediaman presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri. Pertemuan dilakukan guna mengingatkan kembali persatuan antarwarga negara.
Kunjungan ke rumah Ketua Umum PDIP itu dilakukan mengingat proses pemilu yang sudah mendekati puncak. Oleh karena itu, diperlukan proses rekonsiliasi guna menjaga kerukunan bangsa.
“Tadi kami dan Bu Mega sangat optimistis bahwa semua pihak punya bekal kejiwaan dan semangat untuk kita tetap bersatu,” kata Mahfud.
Menurut mantan hakim Mahkamah Konstitusi itu, agenda ketatanegaraan harus terus berjalan. Karena itu, menurutnya, harus ada presiden yang terpilih dan ditetapkan. “Kalau masih saling tuding, oleh sebab itu rekonsiliasi artinya bisa bagi-bagi peran politik secara baiklah, itu saja,” ujarnya.
Menurutnya, semua pihak harus bisa terlibat dalam proses rekonsiliasi dan semua harus ada kesadaran yang sama untuk rekonsiliasi dan tidak usah dikotak-kotakkan. “Mari kita semuanya yang punya kesadaran mendorong ke arah rekonsiliasi,” jelasnya.
Mahfud yang ditemani Frans Magnis Suseno, Alissa Wahid, Romo Benny Sutrisno, Amin Abdullah, Erry Riyana Hardjapamekas, dan Al Hilal Hamdi mengatakan Megawati bukanlah pimpinan RI pertama yang dikunjungi Gerakan Suluh Kebangsaan. Sebelumnya, dia mengaku telah menemui presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan presiden ketiga RI BJ Habibie.
Pertemuan-pertemuan yang dilakukan dengan para negarawan tersebut, lanjut dia, dimaksudkan untuk memperkuat hubungan ke semua pihak dan melakukan rekonsiliasi seusai pemilu.
Terkait adanya ajakan people power pada 22 Mei 2019, Mahfud menyatakan semua pihak harus menjaga keamanan bersama.
Klaim people power atau kekuatan rakyat yang digaungkan kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dinilai berbeda dengan era Presiden Soeharto. Aktivis 98 Ray Rangkuti mengatakan tak ada alasan kuat membangkitkan kekuatan rakyat.
“Saya menduga ini riak-riak saja, bukan people power. Enggak ada yang disebut kemarahan rakyat, enggak ada yang disebut penderitaan rakyat,” kata Ray. (Mal/Ins/P-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Indonesia yang timpang dan terbelah terjadi akibat eksploitasi sumber kekayaan alam yang tak pernah terdistribusikan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved