Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah bersama DPR RI dan penyelenggara pemilu akan mengevaluasi pelaksanaan pemilu serentak 2019. Beberapa hal yang akan menjadi bagian evaluasi di antaranya jumlah TPS dan kesiapan logistik hingga waktu tiba di masing-masing TPS.
"Nantinya setelah selesai, awal tahun, bulan Januari (tahun 2020) kita kan rapat bersama DPR RI, penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu, dan DKPP) serta semua pihak terkait. Pihak kami (Pemerintah) menginventarisasi hal-hal yang masih perlu disempurnakan dan ditingkatkan secara komprehensif mengenai jumlah TPS, logistik dan lain sebagainya," kata Tjahjo dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (30/4).
Tak hanya itu, banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia dalam tugas juga menjadi bagian evaluasi ke depan. Selain ungkapan bela sungkawa, pemerintah akan memberikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para Syuhada Kusuma Bangsa tersebut.
"Di luar dugaan adanya musibah banyak KPPS kita yang meninggal dunia, kami turut berduka cita. KPU dan Pemerintah melalui Menteri Keuangan juga akan memberikan sedikit bantuan sebagai rasa tanggung jawab. Tahun depan sistem kerjanya akan kami bagi, apakah dibagi per shift tergantung Pilpres dan Pilegnya digabung atau dipisah beberapa waktu," terang Tjahjo.
Baca juga: Evaluasi Pemilu Serentak, Ketua DPR: Gunakan E-Voting
Diungkapkan Tjahjo, evaluasi tersebut dimungkinkan akan dilakukan oleh anggota DPR RI terpilih dengan menjadwalkan pertemuan dengan pihak terkait.
"Saya kira DPR RI yang baru nanti, setelah terbentuk akan menjadwalkan pertemuan antara pemerintah dengan KPU dan dengan elemen-elemen pegiat demokrasi termasuk kita libatkan ahli misalnya dari LIPI dan sebagainya. E-voting menjadi salah satu materi yang perlu dipertimbangkan," papar Tjahjo.
Meski demikian, Tjahjo menilai secara umum pemilu serentak 2019 berjalan aman, lancar dan tertib yang ditopang dari kesiapan aparat keamanan saat pelaksanaan pencoblosan hingga tingkat partisipasi masyarakat yang melampaui target pemerintah.
"Tapi sudah cukup bagus sistem keamanan terpadu dari Polri, TNI dan BIN untuk mengamankan Pemilu. Tingkat partisipasi masyarakat juga cukup bagus lebih dari 80%," pungkasnya.(OL-5)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
Persentase perekaman KTP-el telah mencapai 97,47 persen, yakni 206.467.957 jiwa dari total wajib KTP sebsar 211.826.747 jiwa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved