Senin 15 April 2019, 09:30 WIB

Masa Tenang, Alat Peraga Kampanye Mulai Dibersihkan

Media Indonesia | Politik dan Hukum
Masa Tenang, Alat Peraga Kampanye Mulai Dibersihkan

ANTARA FOTO/Rahmad
Petugas Polisi Pamong Praja dan Panwaslih membersihkan Alat Peraga Kampanye (APK) di Lhokseumawe, Aceh, Minggu (14/4/2019).

 

MEMASUKI masa tenang Pemilu 2019 per 14 April, penyelenggara pemilu mulai membersihkan alat peraga kampanye (APK) maupun atribut lainnya yang selama ini terlihat menghiasi berbagai wilayah di Indonesia.

Walaupun mayoritas sudah dibersihkan, sejumlah wilayah masih belum menurunkan alat peraga kampanye (APK) yang ada di wilayahnya. Demikian pantauan Media Indonesia di sejumlah wilayah pada hari pertama masa tenang Pemilu 2019, kemarin.

Di Kupang, ribuan APK calon anggota legislatif (caleg) ternyata masih terpasang di ruas jalan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada hari pertama masa tenang. Ribuan APK tersebut terutama milik caleg DPRD kota dan DPRD provinsi. Sesuai dengan pantauan, alat peraga kampanye dalam berbagai ukuran masih terlihat di ruas Jalan WJ Lalamentik, Jalan Thamrin hingga ruas Jalan Frans Seda, serta di ruas jalan Kelurahan Liliba hingga Naimata, Kecamatan Oebobo dan Jalan HTI Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa.

Anggota Bawaslu Kota Kupang Susiani Kanaha membenarkan APK caleg belum diturunkan pada masa tenang pemilu. “Kami membutuhkan mobil (skylift) yang mampu menjangkau alat peraga berukuran besar dan berada di ketinggian,” katanya.

Di Klaten, petugas Satpol PP mengalami kesulitan untuk membersihkan APK yang dipasang para peserta Pemilu 2019. Sekretaris Satpol PP Klaten, Rabiman, mengatakan pihaknya dan Bawaslu mengalami kesulitan membersihkan APK karena tidak memiliki tangga tinggi. “Kalau hari ini pembersihan APK belum selesai, akan kami lanjutkan pada esok hari dan diharapkan sebelum hari H, 17 April nanti, APK Pemilu 2019 sudah bersih,” ujarnya.

Sementara itu, di Jawa Tengah, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara simbolis langsung memimpin pencopotan ratusan ribu APK yang ada di wilayahnya. Pencopotan APK dilakukan petugas dari Satpol PP dan anggota partai serta ormas baik yang ada di beberapa jalan protokol maupun perkampungan hingga desa-desa.

Untuk di Tegal, Karawang, Bangka Belitung, dan Yogyakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat terpaksa mencopot ratusan APK di yang ada di wilayah tersebut. Pasalnya, para peserta pemilu ternyata tidak mencopot APK sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan. “Kami sudah memberikan surat peringatan, tapi sepertinya mereka enggan mencopot APK,” ujar Koordinator Divisi Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Tegal, Harpendi Dwi Pratiwi. (Tim Media/P-4)

Baca Juga

Antara

Plate soal Pertemuan Presiden dan Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan Nasional

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:38 WIB
"Pertemuannya bagus, baik. Ya, untuk kepentingan pembangunan nasional kita yang lebih lancar di tengah situasi yang penuh...
DOK MI

PKS Beri Kepastian Dukung Anies, NasDem: Kita Sambut Penuh Suka Cita

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:31 WIB
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya memberi kepastian mendukung pencalonan Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024....
MI/ Moh Irfan

PKS Beri Kepastian Dukung Anies, NasDem: Kita Sambut Penuh Suka Cita

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:16 WIB
Dia mengapresiasi sikap PKS yang akhirnya mendukung pencalonan Anies. Anies sudah memenuhi syarat untuk maju pada Pilpres...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya