Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Suara Perempuan Punya Andil Besar

Dero Iqbal Mahendra
01/4/2019 09:40
Suara Perempuan Punya Andil Besar
Relawan Kita Pro Jokowi di Soehanna Hall, SCBD, Jakarta Pusat.(Yona Hukmana/Medcom.id)

KETUA Kita ProJokowi Kussri Martianti mengakui pentingnya suara kaum perempuan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 sebab perempuan dapat menentukan arah perkembangan Indonesia selama lima tahun ke depan.

Berdasarkan data Kussri, jumlah pemilih perempuan di daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2019 lebih banyak daripada laki laki. Setidaknya pemilih perempuan mencapai 92.929.422 orang atau sekitar 50,6% dari total pemilih.

"Kita yang memilih pro-Jokowi ini berharap semua perempuan yang ada untuk memilih Pak Jokowi. Oleh sebab itu, penting kita juga mengampanyekan kepada perempuan lainnya yang belum menentukan pilihan," tutur Kussi.

Ia menilai perempuan memiliki potensi untuk meningkatkan jumlah suara bagi Jokowi di luar potensi pemilih perempuan itu sendiri. Salah satu alasannya karena perempuan dapat mengajak anggota keluarga lainnya, baik itu suami maupun anak untuk memilih salah satu calon.

Menurutnya, perempuan harus dapat mengajak pemilih lain menjadi pemilih cerdas yang memilih berdasarkan program kerja dan fakta yang ada. Namun, yang terpenting perempuan harus mengajak perempuan lain untuk terlibat aktif memilih calon yang mendukung terwujudnya keadilan gender.

Putri Abdurahman Wahid, Yenny Wahid, juga sepakat bahwa suara perempuan memiliki peran penting dalam kontestasi pemilu. Untuk itu, perempuan harus ikut berpartisipasi secara aktif dan bukan hanya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan mencoblos. "Perempuan juga harus membantu menyadarkan anggota masyarakat lainnya untuk datang ke TPS dan meminta masyarakat tidak golput," tutur Yenny.

Yenny yakin pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin memiliki komitmen yang jelas terhadap kesetaraan gender. Salah satu buktinya dapat dilihat dari jumlah kursi menteri perempuan dalam kabinet Jokowi yang lebih dari 30% (9 menteri perempuan).

"Itu bentuk keberpihakan nyata Jokowi kepada perempuan." (Dro/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya