Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menargetkan bisa meraih 70% suara di Daerah Istimewa Yogyakarta. Target itu lebih tinggi ketimbang perolehan suaranya di Pilpres 2014 yang mencapai 56% di Yogyakarta.
Harapan tersebut disampaikan Jokowi secara langsung di hadapan puluhan ribu pendukungnya di acara deklarasi Alumni Jogya Satukan Indonesia, di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3).
"Saya enggak ingin berikan target gede. Catatan saya di 2014, di Yogya kita hanya dapat 56%. Tapi kita ingin di 2019 ini kita harus dapat di atas 70%," ujarnya disambut teriakan antuasias para pendukungnya.
Baca juga: Alumni Yogya Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
Target itu, tandasnya, sudah dikalkulasi melalui perhitungan yang matang. Untuk memenuhi target itu, Jokowi mengajak pendukungnya bekerja keras dan memastikan seluruh kerabatnya menggunakan hak pilih di tempat pemungutan suara.
"Ini perlu kerja keras dalam waktu 24 hari, ajak tetangga sekampung dan saudara ke TPS di 17 April," imbuhnya. (OL-7)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku terpukau melihat ratusan mobil berbalut atribut partai menyambutnya jelang Rakernas PSI 2026.
Ahok mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan subsidi energi yang selama ini diterapkan pemerintah.
Ahok membongkar potensi keuntungan jumbo yang menguap akibat tidak dijalankannya transformasi sistem subsidi energi.
Ahok secara blak-blakan mengaku pernah memberikan pilihan sulit kepada Jokowi: "Berikan jabatan Direktur Utama (Dirut) atau tidak sama sekali."
Ahok mengungkap sejumlah temuan penyimpangan selama dirinya menjabat sebagai Dewan Komisaris Pertamina.
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved