Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar tentang sidang pemecatan Prabowo Subianto dari dinas kemiliteran tidak ada hubungannya dengan TKN.
"Pertama, yang bisa saya sampaikan, pak Agum kan tidak merupakan bagian dari TKN. Jadi apa yang disampaikan Pak Agum itu sebagai mantan petinggi apa ABRI, TNI itu kan sepenuhnya merupakan konsen beliau ya," ujar Arsul, di gedung DPR, Jakarta, Selasa, (12/3).
Baca juga: TKN Ancam Polisikan Penyebar Hoaks Berita Metro TV
Arsul mengatakan, hal itu mungkin dilakukan Agum berdasarkan pengalaman dan ingin membaginya pada masyarakat. Ia mengatakan, TKN tak pernah meminta Agum atau berdiskusi dengan Agum mengenai pemecatan Prabowo.
"TKN tidak pernah meminta beliau untuk bicara seperti itu, atau untuk menyampaikan apa pun yang sifatnya negatif terkait dengan Pak Prabowo itu tidak ada sama sekali dari TKN," ujar Arsul.
Arsul juga mengatakan, sebenarnya apa yang disampaikan Agum Gumelar soal pemecatan Prabowo Subianto merupakan hal biasa. Agum yang pernah menjabat Danjen Kopassus dan Pangdam Wirabuana ingin berbagi informasi yang diketahui kepada masyarakat untuk menjadi pertimbangan dalam memilih Capres-Cawapres.
"Untuk menyampaikan kepada masyarakat agar banyak aspek itu jadi seyogyanya bagi masyarakat yang akan memilih itu saya kita hal yang wajar saja dalam negara demokrasi," ujar Arsul.
Sekretaris Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, Hanafi Rais, mengatakan bahwa itu merupakan berita lama yang selalu diulang untuk menyudutkan Prabowo. "Lagu lama diputar-putar terus gitu," ujar Hanafi.
Baca juga: Sidang Ratna Sarumpaet Dilanjutkan Pekan Depan
Seperti diketahui, pernyataan Agum tersebar dalam video yang memperlihatkan ia saat dirinya berbicara dalam sebuah diskusi. Video itu unggah oleh Ulin Ni'am Yusron di akun Facebooknya.
Dalam video itu terlihat Agum mempertanyakan sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. Sebab, SBY termasuk Anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang menandatangani surat rekomendasi pemecatan Prabowo dari dinas kemiliteran terkait kasus pelanggara HAM tahun 1998. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan proses yang kini sudah diselesaikan, salah satunya terkait proses perhitungan angka nominal penetapan gaji.
Reshuffle kabinet kelima mencuat setelah Thomas Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Juda Agung, Budi Djiwandono, dan Sugiono disebut bakal bergeser posisi.
Indonesia tidak lagi hanya bertindak sebagai pendukung pasif, melainkan mengambil peran krusial dalam menengahi konflik demi hak-hak rakyat Palestina.
PRESIDEN Prabowo Subianto berencana membangun 10 universitas baru di Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar ratas di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1), bersama sejumlah menteri membahas kerja sama antara Indonesia dan sejumlah universitas di Inggris
Waketum Partai Gema Bangsa Joko Kanigoro menyebut keputusan partai untuk mendukung Prabowo Subianto kembali maju pada Pilpres 2029 bukan pilihan pragmatis
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved