Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Arsul Sani: Pernyataan Agum Gumelar tak ada Hubungan dengan TKN

Putri Rosmalia Octaviyani
12/3/2019 17:07
Arsul Sani: Pernyataan Agum Gumelar tak ada Hubungan dengan TKN
(ROMMY PUJIANTO)

WAKIL Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar tentang sidang pemecatan Prabowo Subianto dari dinas kemiliteran tidak ada hubungannya dengan TKN.

"Pertama, yang bisa saya sampaikan, pak Agum kan tidak merupakan bagian dari TKN. Jadi apa yang disampaikan Pak Agum itu sebagai mantan petinggi apa ABRI, TNI itu kan sepenuhnya merupakan konsen beliau ya," ujar Arsul, di gedung DPR, Jakarta, Selasa, (12/3).

Baca juga: TKN Ancam Polisikan Penyebar Hoaks Berita Metro TV

Arsul mengatakan, hal itu mungkin dilakukan Agum berdasarkan pengalaman dan ingin membaginya pada masyarakat. Ia mengatakan, TKN tak pernah meminta Agum atau berdiskusi dengan Agum mengenai pemecatan Prabowo.

"TKN tidak pernah meminta beliau untuk bicara seperti itu, atau untuk menyampaikan apa pun yang sifatnya negatif terkait dengan Pak Prabowo itu tidak ada sama sekali dari TKN," ujar Arsul.

Arsul juga mengatakan, sebenarnya apa yang disampaikan Agum Gumelar soal pemecatan Prabowo Subianto merupakan hal biasa. Agum yang pernah menjabat Danjen Kopassus dan Pangdam Wirabuana ingin berbagi informasi yang diketahui kepada masyarakat untuk menjadi pertimbangan dalam memilih Capres-Cawapres.

"Untuk menyampaikan kepada masyarakat agar banyak aspek itu jadi seyogyanya bagi masyarakat yang akan memilih itu saya kita hal yang wajar saja dalam negara demokrasi," ujar Arsul.

Sekretaris Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, Hanafi Rais, mengatakan bahwa itu merupakan berita lama yang selalu diulang untuk menyudutkan Prabowo. "Lagu lama diputar-putar terus gitu," ujar Hanafi.

Baca juga: Sidang Ratna Sarumpaet Dilanjutkan Pekan Depan

Seperti diketahui, pernyataan Agum tersebar dalam video yang memperlihatkan ia saat dirinya berbicara dalam sebuah diskusi. Video itu unggah oleh Ulin Ni'am Yusron di akun Facebooknya.

Dalam video itu terlihat Agum mempertanyakan sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. Sebab, SBY termasuk Anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang menandatangani surat rekomendasi pemecatan Prabowo dari dinas kemiliteran terkait kasus pelanggara HAM tahun 1998. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya