Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pengelompokan Pemilih Muslim di Survei LSI Dipertanyakan

Rahmatul Fajri
05/3/2019 22:06
Pengelompokan Pemilih Muslim di Survei LSI Dipertanyakan
(MI/PIUS ERLANGGA)

ADANYA pengelompokan pemilih muslim dalam survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI), menjadi muslim moderat dan muslim konservatif dipertanyakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam surveinya, LSI mengungkapkan, pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma;ruf Amin unggul di kalangan masyarakat pemilih muslim moderat yang berorientasi pancasila dan umumnya berasal dari Nahdlatul Ulama.

Sementara Prabowo-Sandi, unggul di kalangan pemilih muslim konservatif yang berorientasi pada paham yang berkembang di Timur Tengah.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi Muhammad Safi'i mengatakan LSI harusnya memberikan klarifikasi lebih lanjut atas pengelompokan pemilih muslim tersebut. Ia meminta LSI menjelaskan tolak ukur seorang muslim dikategorikan muslim moderat atau konservatif.

"Apa dari tampilannya saja atau bagaimana? Tentu tidak bisa dibedakan secara kasat mata saja," kata Safi'i ketika dihubungi, Selasa (5/3).

Baca juga : LSI: Melihat Tren Elektabilitas, Pilpres Sudah 'Selesai'

Meski demikian, ia mempersilakan siapa saja yang bernaung di bawah ormas atau organisasi Islam untuk menentukan pilihannya. Ia tak menampik bahwa organisasi Islam menjadi salah satu faktor untuk memilih capres.

Lebih lanjut, ia mengaku saat ini Prabowo-Sandiaga tidak peduli dengan berbagai hasil survei. Ia melihat lembaga survei tidak bisa lagi menjadi acuan, lantaran memiliki margin of error yang besar. Hal tersebut ia simpulkan ketika hasil survei di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Saat ini, yang terpenting ia melihat Prabowo-Sandiaga lebih memilih melihat secara langsung kondisi di lapangan dengan menyerap aspirasi dari masyarakat dan menawarkan solusi, ketimbang berkaca pada hasil survei. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya