Kamis 31 Januari 2019, 18:15 WIB

Kominfo, Bawaslu, dan KPU Sepakat Sukseskan Pemilu

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Kominfo, Bawaslu, dan KPU Sepakat Sukseskan Pemilu

dok.kominfo

 

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menandatangani nota kesepakatan aksi bersama pengawasan konten internet terkait dengan Pemilu 2019.

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengatakan aksi bersama tersebut sebagai menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019. Aksi ini juga merupakan lanjutan dari nota kesepahaman aksi yang telah dilakukan sebelumnya, seperti di Pilkada 2017 silam.

Akan tetapi, Rudiantara mengatakan, penandatanganan kali ini lebih berfokus pada upaya pencegahan dan penindakan, khususnya pada konten hoaks yang merebak di dunia maya.

"Jadi kita tanda tangan MoA atau memorandum of action, bukan MoU. Kalau MoU itu memorandum understanding yang bertujuan untuk saling pengertian. Kali ini MoA, karena kita akan melakukan langkah atau aksi," kata Rudiantara ketika ditemui di Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (31/1).

Baca juga: Ratna Sarumpaet Dikembalikan ke Rutan Mapolda Metro Jaya

Lebih rinci, Rudiantara menjelaskan, kerja sama dengan KPU berkaitan dengan sosialisasi pelaksanaan Pemilu agar meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan. Selain itu, kata Rudiantara, juga akan turut menyoalkan masalah hoaks selama Pemilu.

Sedangkan dengan Bawaslu, kata Rudiantara, kerja sama tersebut berkaitan dengan pencegahan dan pengawasan konten yang bermuatan hoaks di dunia maya. Kerja sama ini akan menghasilkan koordinasi yang lebih lanjut dalam menindak pihak yang menyebar hoaks.

"Kalau Bawaslu mengatakan bahwa akun ini harus di take down, dengan alasan apapun itu take down. Sama dengan prosedur yang kita lakukan pada Pilkada tahun 2018. Jadi saya nurut saja ke Bawaslu," kata Rudiantara.

Baca juga: Ma'ruf Amin: Kemenangan Hanya Soal Waktu

Rudiantara mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya meredam hoaks yang berseliweran di dunia maya. Dengan momentum nota aksi bersama ini, kata ia, akan membuat masing-masing institusi saling mendukung satu sama lain. Sehingga, potensi hoaks yang bisa merusak Pemilu yang damai bisa dicegah.

"Kita akan lebih proaktif. Kita kan setiap hari sekarang scrolling, setiap hari sekarang kita keluarkan laporan mengenai hoaks. Bahwa banyak masyarakat juga yang mempertanyakan kemungkinan hoaks. Kita harus memastikan adanya hoaks atau bukan," kata Rudiantara. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Di Balik Terbit Rencana Tersimpan Bencana

👤Muklis Effendi (Story Builder) 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:53 WIB
Publik baru terperangah kemudian marah ketika LSM Migrant Care menyebut bangunan itu sebagai kerangkeng manusia, tempat bagi perbudakan...
Antara

Buronan Pidsus Kejagung Berjumlah 247 Orang

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:03 WIB
Namun, Febrie tidak bisa memastikan berapa banyak jumlah buronan yang bersembunyi di...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

PDIP: Arteria Dahlan Dahlan Sudah Diberi Sanksi Peringatan

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:29 WIB
Menurut Hasto, hal ini menjadi pelajaran bagi Arteria dan seluruh kader meskipun apa yang disampaikan Arteria dalam kapasitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya