Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEADILAN antargenerasi belum diperhatikan. Pembangunan berkelanjutan sebatas konsep. Faktanya, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikelola untuk kepentingan sesaat, jauh dari sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Filipina lebih maju soal keadilan antargenerasi. Kasus Minors Oposa pemicunya. Sebanyak 41 anak di bawah umur, mewakili generasi mereka dan generasi mendatang, menggugat pengelolaan hutan. Dengan didampingi orangtua, melalui kuasa hukum Antonio Oposa, mereka menggugat kebijakan eksploitasi hutan Filipina.
Anak-anak itu memenangi gugatan. Argumentasinya ialah eksploitasi hutan secara besar-besaran merupakan pelanggaran hak konstitusional penggugat dan generasi mendatang atas lingkungan yang baik dan sehat.
Keadilan antargenerasi juga dicantumkan dalam ensiklik Laudato Si Paus Fransiskus. Bumi disebut sebagai rumah bersama dengan sapaan saudari.
‘Saudari ini sekarang menjerit karena segala kerusakan yang telah kita timpakan kepadanya karena penggunaan dan penyalahgunaan kita yang tidak bertanggung jawab atas kekayaan yang telah diletakkan Allah di dalamnya’, tulis Paus.
Mengutip Konferensi Uskup Portugal, Laudato Si menyebutkan bahwa lingkungan hidup ialah pinjaman yang harus diterima setiap generasi dan harus diteruskan kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya juga menjadi hak generasi mendatang.
Dalam perspektif keadilan antargenerasi itulah saya membaca sikap Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat yang menolak tambang. Kata dia, gereja di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, hanya mendukung kegiatan investasi yang menjunjung tinggi keadilan, menghargai martabat manusia, dan tidak merusak lingkungan hidup.
Penolakan Uskup Sipri tetap dibungkus dalam moto tahbisannya, yaitu omnia in caritate, lakukan semua dalam kasih. ”Kita boleh berbeda dalam cara pandang, tapi dalam kasih perbedaan itu akan berlabuh pada kepentingan yang lebih besar, yakni bonum commune,” ucapanya, dikutip dalam buku Omnia in Caritate.
Ia mendatangi Kampung Lingko Lolok dan Luwuk di Manggarai Timur pada Kamis (11/6). Kedua kampung itu akan dijadikan lokasi tambang batu gamping dan pabrik semen. Uskup Sipri datang ke sana, selain membantu terkait dengan pandemi covid- 19, ia juga menanam pohon dan mengajak masyarakat setempat untuk merawat lingkungan.
Uskup Sipri sama sekali tidak berbicara soal tambang. Namun, pesan yang disampaikan sangat dalam bahwa tanah ialah sumber kehidupan yang perlu selalu dirawat dan dijaga. Apa yang sudah diwariskan nenek moyang, kata dia, harus dijaga agar kehidupan manusia lestari sampai selamanya.
Sawah dan ladang yang diwariskan nenek moyang sehingga harus dilestarikan. Bukan tambang dan pabrik. Mereka ialah petani yang harus dilindungi, hak mereka atas tanah harus dijamin agar tidak tinggal ilusi. Tugas pemerintah untuk memakmurkan petani dengan membuka akses ke pendidikan, kesehatan, dan pasar.
Sikap Uskup Sipri terkait dengan eksplorasi dan eksploitasi proyek panas bumi di Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, sangat tegas. Ia menyurati Presiden Joko Widodo dan memberikan rekomendasi agar menghentikan proyek panas bumi itu.
Uskup Sipri menggembala umat di tiga kabupaten, yaitu Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Umat Katolik di tiga wilayah itu berjumlah 811.298 jiwa.
Surat Uskup Sipri kepada Presiden tertanggal 9 Juni. Alasan rekomendasi penghentian proyek karena lokasi pengeboran persis di dalam ruang hidup warga setempat.
‘Misalnya, titik pengeboran di Kampung Nunang hanya berjarak 20 meter hingga 30 meter dari pusat kampung (rumah adat) dan 100 meter dari rumah ibadat (Gereja Katolik Nunang). Demikian juga di Kampung Lempe dan Dasak, sumur pengeboran dan pembuangan limbah berada dalam lingkungan permukiman dan ruang hidup warga setempat’, tulis Uskup Sipri.
Alasan kedua, karena rencana titik eksplorasi hanya berjarak 200 meter dari Danau Sano Nggoang yang memiliki luas 512 hektare dengan letak ketinggian 757 meter.
‘Eksplorasi dan eksploitasi gas bumi beserta pembuangan limbah sangat berpotensi destruktif bagi danau yang selama ini menjadi penyangga keragaman hayati dan ekologi di wilayah ini dan sudah menjadi salah satu destinasi wisata alam yang sangat menjanjikan dalam desain destinasi wisata premium di Labuan Bajo’, tulisnya.
Sipri ditahbiskan sebagai uskup pada 19 Maret. Selama 91 hari kepemimpinannya, sangat kental keberpihakannya atas petani dan lingkungan. Ia melakukan semua itu dalam kasih berbasiskan kearifan lokal dan integritas ciptaan demi keadilan antargenerasi.
Kiranya tak berlebihan kalau saya menyebut Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Lingkungan.
BUPATI Pati, Jawa Tengah, Sudewo kembali menjadi atensi. Dia ditangkap tangkap oleh KPK karena diduga jual beli jabatan. OTT itu terjadi pada waktu yang tepat, sangat tepat.
REPUBLIK ini kiranya sedang berada dalam situasi kontradiksi yang meresahkan. Kontradiksi itu tersaji secara gamblang di lapisan-lapisan piramida sosial penduduk.
KITA tidak harus paling benar, yang penting paling berhasil. Itulah filosofi Vietnam.
SEJARAH Republik ini mencatat 15 Januari sebagai tanggal yang tidak netral. Pada hari itulah suara mahasiswa pernah mengguncang kekuasaan.
INDONESIA memang negeri yang kaya. Kaya sumber daya alam, kaya budaya, dan kiranya juga kaya kreativitas kejahatannya, termasuk korupsi.
Ya, mereka memang terkenal pada zaman masing-masing. Terkenal karena berkasus rasuah.
PEMERINTAH tampaknya kembali menarik napas lega. Defisit APBN 2025 memang melebar, tetapi masih di bawah ambang sakral 3% dari produk domestik bruto (PDB).
PENGADILAN Negeri Situbondo, Jawa Timur, punya cerita. Penegakan hukum di sana dikenal sangat tajam, terutama kepada mereka yang lemah
VENEZUELA kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini bukan semata karena krisis ekonomi yang tak kunjung usai
APA hubungannya Nicolas Maduro dan Silfester Matutina? Tidak ada. Teman bukan, saudara apalagi.
INI cerita tentang Indonesia yang barangkali membahagiakan, tapi juga sekaligus bisa menjadi peringatan.
ANGKA lima seolah 'ditakdirkan' melekat dalam 'tubuh' negeri ini pada satu dekade terakhir.
SEPERTI kue donat yang berlubang di tengah. Begitulah demokrasi negeri ini akan tampak jika pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dikembalikan kepada DPRD.
ADAKAH berita baik di sepanjang 2025? Ada, tapi kebanyakan dari luar negeri. Dari dalam negeri, kondisinya turun naik
SETIAP datang pergantian tahun, kita selalu seperti sedang berdiri di ambang pintu. Di satu sisi kita ingin menutup pintu tahun sebelumnya dengan menyunggi optimisme yang tinggi.
SETIAP pergantian tahun, banyak orang memaknainya bukan sekadar pergeseran angka pada kalender, melainkan juga jeda batin untuk menimbang arah perjalanan bersama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved