Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Sayembara

Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group
04/10/2019 05:10
Sayembara
Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group(MI)

RENCANA pemindahan ibu kota negara sudah digulirkan. Berbagai diskusi terus dilakukan. Banyaknya pandangan yang muncul dari berbagai diskusi tentu merupakan sesuatu yang positif. Semua orang memang harus terlibat untuk urun rembuk karena ibu kota negara yang baru nanti merupakan ibu kota negara milik kita semua.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang PS Brodjonegoro menyebutkan, ibu kota negara yang baru harus mencerminkan identitas Indonesia. Bahkan, wawasannya harus menjangkau masa yang panjang sampai 100 tahun yang akan datang. Kita tidak boleh gagal dalam membangunnya karena ibu kota negara nanti harus menjadi kebanggaan generasi yang akan datang.

Sebuah terobosan dilakukan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Dalam diskusi nasional tentang ibu kota negara di Balikpapan, 1 Oktober lalu, Menteri PU-Pera meluncurkan sayembara gagasan mendesain ibu kota negara yang akan dibangun di Kalimantan Timur. Disediakan hadiah sampai Rp5 miliar untuk mengundang para arsitek dan perencanaan kota terbaik guna menuangkan gagasan besarnya tentang ibu kota negara.

Dengan sayembara itu, semua warga bangsa diajak terlibat langsung memikirkan desain ibu kota negara yang baru nanti. Rakyat tidak hanya dijadikan penonton dan menerima saja ibu kota negara yang baru, tetapi juga bisa mengeluarkan ide-ide cemerlang.

Harapannya ibu kota negara yang baru nanti mencerminkan filosofi bangsa ini, yaitu Pancasila. Salah satu ide yang kemudian muncul adalah perlu adanya lima jalan protokol yang menuju ke pusat ibu kota.

Selama ini, kita belum pernah membangun sebuah kota yang benar-benar baru. Ibu kota negara nanti harus menjadi contoh bagaimana sebaiknya sebuah kota itu dibangun dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan warganya. Kepala Bappenas bahkan menyebutkan, ibu kota negara yang baru nanti harus menjadi kota yang liveable, tidak kalah seperti Wina, Melbourne, Sydney, Osaka, ataupun Tokyo.

Ibu kota negara yang baru nanti memang dibayangkan bukan hanya bersih dan indah, melainkan juga bisa membuat orang bebas berjalan kaki maupun berolahraga. Fasilitas kotanya lengkap termasuk angkutan umumnya yang bisa menjangkau seluruh tempat. Menteri PU-Pera mengistilahkan ibu kota negara yang baru nanti sebagai kota modern, cerdas, dan metropolis.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan, orang yang berkunjung ke ibu kota negara nanti akan mempunyai banyak pilihan moda transportasi. Dari Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, orang bisa menggunakan jalur darat melalui tol, jalur kereta yang akan dibangun khusus, atau angkutan laut dengan menikmati Teluk Balikpapan yang airnya tenang dan pemandangannya hijau di sepanjang 70 kilometer menjorok ke dalam.

Tentu persoalan yang dihadapi dalam persiapan pemindahan ibu kota bukan sekadar masalah infrastruktur. Mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan mengingatkan, faktor sosial dan juga politik yang harus diperhatikan. Termasuk masyarakat Kalimantan Timur yang harus lebih banyak didengar karena merekalah yang kelak merasakan dampak langsung.

Terutama persiapan terhadap masyarakat di Kaltim perlu dilakukan sejak sekarang. Mereka harus menjadi bagian utama bagi kemajuan Kaltim yang dalam waktu pendek menerima aliran modal sangat besar. Perhitungan Bappenas, jumlah lapangan pekerjaan yang akan diciptakan bisa lebih dari 10%. Pertumbuhan ekonomi wilayah Kaltim diperkirakan bisa mencapai 7%.

Pemerintah daerah di Kaltim harus mengingatkan warganya, terutama generasi muda, untuk bersiap diri. Bisnis bisa berkembang pesat di Kaltim dan juga Kalimantan karena kalau sukses menjadi salah satu kota layak huni terbaik di dunia, akan banyak pendatang dan turis yang akan datang ke ibu kota negara yang baru nanti.

Kepala Bappenas sangat berharap, pemindahan ibu kota bisa memeratakan pembangunan. Setelah 74 tahun kemajuan pembangunan nasional lebih 80% hanya dinikmati mereka yang tinggal di Jawa dan Sumatra, saatnya Kalimantan dan Sulawesi juga merasakan derap pembangunan ini.

Dibutuhkan gagasan besar untuk membangun ibu kota negara yang baru. Oleh karena itu, adu gagasan harus dilakukan agar dihasilkan konsep pembangunan kota terbaik. Segala hal yang akan menjadi kendala harus diangkat sekarang agar bisa dipikirkan jalan keluarnya.

Memang, tidak mudah merealisasikan pembangunan ibu kota negara yang baru. Namun, dibutuhkan pikiran-pikiran menantang yang mendorong kita semakin maju, bukan sebaliknya pemikiran-pemikiran negatif yang hanya membuat kita menjadi berkecil hati.

Kita percaya bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh optimisme. Sejauh ini sudah banyak pihak yang ingin ikut serta dalam sayembara untuk ikut mendesain ibu kota negara yang baru nanti. Ada 13 juri yang menilai karya-karya terbaik putra-putra Indonesia itu, dan bahkan tidak tertutup kemungkinan mengundang konsultan terbaik dunia agar ikut memperkaya konsep pembangunan ibu kota negara yang akan menjadi ikon baru Indonesia.



Berita Lainnya
  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.

  • Tuas Rem Trump-Khamenei

    03/2/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di bibir jurang.

  • Etika Mundur di Pasar Modal

    02/2/2026 05:00

    PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.

  • Keadilan dalam Sepotong Es Gabus

    30/1/2026 05:00

    HUKUM dan keadilan mestinya berada dalam satu tarikan napas. Hukum dibuat untuk mewujudkan keadilan.

  • Kejar Jambret Dikejar Pasal

    29/1/2026 05:00

    DI negeri ini, keadilan tak jarang tersesat di tikungan logika dan persimpangan nalar.

  • Noel agak Laen

    28/1/2026 05:00

    IMANUEL 'Noel' Ebenezer memang bukan sembarang terdakwa korupsi.

  • Mudarat Paling Kecil

    27/1/2026 05:00

    RENCANA bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk 'pembangunan kembali Gaza' segera memantik pro dan kontra.

  • Pengawas Mati, Korupsi Tumbuh

    26/1/2026 05:00

    KEGAGALAN aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) ialah fakta berulang, bukan lagi dugaan.

  • Rupiah Vs IHSG

    23/1/2026 05:00

    ADA yang ganjil di pasar keuangan kita. Rupiah terkapar, bahkan menyentuh di kisaran 17 ribu per US$, level terendah sepanjang sejarah.

  • OTT Tepat Waktu

    22/1/2026 05:00

    BUPATI Pati, Jawa Tengah, Sudewo kembali menjadi atensi. Dia ditangkap tangkap oleh KPK karena diduga jual beli jabatan. OTT itu terjadi pada waktu yang tepat, sangat tepat.

  • Pesta Elite, Nestapa Rakyat

    21/1/2026 05:00

    REPUBLIK ini kiranya sedang berada dalam situasi kontradiksi yang meresahkan. Kontradiksi itu tersaji secara gamblang di lapisan-lapisan piramida sosial penduduk.