Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANYAAN itu kiranya sangat penting untuk seorang calon presiden. Penting karena apa yang bisa rakyat harapkan dari seorang presiden yang tidak kenal dirinya sendiri?
'Siapakah saya', pertanyaan klasik yang telah diajukan para filsuf dari masa silam dalam urusan 'kenalilah dirimu'. Hingga abad ke-21, pertanyaan itu tetap aktual.
Dalam perjalanan hidup orang yang dewasa dan matang sampai pada penemuan diri sendiri yang dibahasakan sebagai 'menjadi diri sendiri'. Inilah diri yang autentik dan sehat.
Diri yang autentik dan sehat itu ialah diri yang utuh di dalam ataupun ke luar. Dalam bahasa negasi, bukan pribadi yang pecah, terbelah. Bukan pula pribadi ganda.
Seorang pemimpin ialah orang yang telah selesai dengan dirinya sendiri. Kiranya itu berlaku untuk pemimpin di level apa pun, terlebih di level bangsa dan negara yang disebut presiden, yaitu kepala pemerintahan dan kepala negara.
Orang yang telah selesai dengan dirinya antara lain diekspresikan dengan 'memberi', bukan 'meminta', terlebih 'mengambil'. Dalam perspektif 'nation', puncaknya ialah memberi harta dan nyawa demi bangsa dan negara. Dalam perspektif universal, memberi harta dan nyawa demi kemanusiaan.
Pemimpin 'nation' yang hebat biasanya juga pemimpin dalam kemanusiaan yang universal. Inilah pemimpin negara yang tidak hanya mengurus rakyatnya dengan sepenuh hati dan pikirannya, tetapi juga peduli dengan rakyat negara lain yang tertimpa musibah. Dia cinta ciptaan-Nya. Karena itu, dapat dipastikan dalam rekam jejaknya tidak ada riwayat menculik, melanggar hak asasi manusia.
Sebaliknya, belum tentu seorang pemimpin dalam kemanusiaan universal merupakan pemimpin negara. Mother Teresa, contohnya.
Kedirian seorang pemimpin ukuran yang pokok. Ketika seorang calon presiden menggebrak-gebrak podium saat berpidato kampanye di lapangan terbuka, maaf, sebetulnya dan senyatanya tidakkah itu pertanda dia belum selesai dengan dirinya sendiri? Yang kita cari seorang negarawan, bukan pemberang.
Ketika seorang calon presiden berkampanye, lalu meluncurlah kata-kata kasar seperti 'endasmu', tidakkah itu ekspresi bahwa ada yang galau yang belum selesai di dalam diri?
Bila dalam pengumuman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata anggota DPR dari partai yang dipimpin seorang calon presiden paling rendah tingkat kepatuhannya dalam melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara, bisakah publik berharap bila dia jadi presiden dia akan taat asas?
Semua itu pertanyaan tentang diri seorang capres. Yang terluput kiranya dari diri itu ialah pertanyaan mendasar 'who am i' (siapakah saya). Ketika menuliskan semua pertanyaan itu, sejujurnya saya pun menggugat diri ini, siapa saya sehingga layak menghakimi? Hak yang punya suara untuk menyoal.
Suka atau tidak suka, diri seorang pemimpin publik, terlebih calon presiden perlu dibedah atau dihakimi secara transparan. Bukankah pemilu penghakiman rakyat?
'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.
POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita
SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan
PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik.
"SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."
SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.
MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.
LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved