Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERATURAN presiden mengenai mobil listrik akan dikeluarkan awal tahun depan. Pemerintah bersemangat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak menjadi mobil yang menggunakan energi listrik. Ada dua tujuan yang ingin dicapai dari kebijakan itu, yakni mengurangi emisi gas buang dan menurunkan defisit neraca transaksi berjalan akibat tingginya impor minyak.
Kita tentunya mendukung keinginan pemerintah karena ada komitmen negara ikut serta mengendalikan perubahan iklim. Hanya, sebelum kebijakan itu dikeluarkan, harus dilakukan kajian mendalam. Jangan sampai kita terlalu bernafsu, tetapi biaya yang harus ditanggung dari kebijakan itu terlalu mahal.
Mobil listrik bukan barang baru di dunia. Semua pabrikan besar sudah lama melakukan riset pengembangannya. Jutaan dolar sudah dikeluarkan untuk menghasilkan prototipe yang sesuai dengan keinginan pasar.
Akan tetapi, tidak serta-merta juga orang mau beralih dari mobil dengan sistem pembakaran ke mobil listrik. Tesla yang begitu fenomenal sebagai produsen mobil listrik, sepanjang 2018 hanya menjual 500 ribu unit di seluruh dunia. Tiongkok yang jumlah pertambahan mobilnya bisa mencapai 27 juta unit per tahun, mobil listriknya hanya sekitar 400 ribu unit yang dibeli masyarakat.
Oleh karena itu, terlalu berlebihan kalau kita menetapkan pada 2030 semua harus sudah beralih ke mobil listrik. Kita belum pernah secara jelas mendefinisikan arti 'semua beralih ke mobil listrik' itu. Apakah itu hanya kendaraan pribadi ataukah juga termasuk kendaraan penumpang dan truk?
Kejelasan definisi itu harus tertuang dalam perpres agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di lapangan. Ini juga penting bagi para investor yang sudah telanjur menanamkan modal di Indonesia. Bukan hanya investor Jepang yang sudah membangun pabrik di Indonesia, melainkan juga produsen mobil dari Eropa dan Tiongkok.
Sekali kita keliru mengeluarkan kebijakan maka semakin malas orang berinvestasi ke Indonesia. Sejauh ini investasi ke Indonesia cenderung menurun karena inkonsistensi kebijakan dan ketidakpastian hukum. Tanpa ada pegangan jelas, orang makin enggan untuk menanamkan modalnya di Indonesia karena merasa akan masuk ke tempat investasi yang tidak jelas arahnya.
Sejauh ini semua produsen mobil masih terus mengembangkan mobil listrik. Persoalan terbesar dari mobil listrik ialah pada kemampuan baterai yang harus bisa menyimpan energi sebesar mungkin dan komponennya harus tahan lama karena 60% harga mobil listrik ada pada baterainya. Belum lagi persoalan berat baterai yang kalau kapasitasnya semakin besar membutuhkan baterai yang lebih berat.
Tesla yang bobotnya lebih dari 1,6 ton, lebih dari 1 tonnya ialah bobot dari baterainya. Mereka pun sekarang baru mengembangkan tiga tipe untuk jenis sedan. Untuk kendaraan seperti truk, Tesla baru membuat prototipe dan masih terus berjuang sampai bisa dibuat produk massal.
Persoalan kedua tentunya pada keinginan konsumen. Apakah para pengguna mobil suka dengan mobil listrik? Sebab, bagi banyak pengendara mobil, sensasi berkendaraan itu terletak pada suaranya. Kebanyakan orang masih mengharapkan bunyi deru kendaraan.
Untuk itulah banyak negara memberikan insentif kepada orang yang mau menggunakan mobil listrik. Karena emisi gas buang yang lebih rendah, negara memberikan keringanan harga. Mobil-mobil listrik diberi harga lebih murah agar orang mau beralih dari mobil yang menggunakan BBM.
Perjuangan berat masih harus dihadapi perusahaan mobil listrik. Lagi-lagi Tesla yang menjadi model, misalnya, masih harus menunjukkan diri sebagai perusahaan sehat. Dalam 10 tahun keberadaannya, perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini memang mampu meningkatkan penerimaan dari US$117 juta menjadi hampir US$12 miliar. Namun, kerugiannya pun dalam 10 tahun terus membesar.
Satu hal yang juga harus dipertimbangkan pemerintah ketika akan mengganti mobil sistem pembakaran menjadi mobil listrik ialah fase peralihannya. Berapa banyak kendaraan yang menggunakan BBM akan diafkir setiap tahun? Akan dijadikan apa mobil-mobil yang diafkir itu?
Bagaimana pula dengan pabrik-pabrik mobil dengan sistem pembakaran yang sudah ada? Apakah mereka akan didorong memproduksi mobil untuk tujuan ekspor? Kalau tidak, harus dipikirkan nasib puluhan ribu pekerja dan industri pendukung mobil dengan sistem pembakaran yang telanjur ada. Belum lagi kilang-kilang minyak serta stasiun pengisian bahan bakar umum yang sudah dibangun Pertamina selama ini.
Perubahan sistem lama dengan sistem baru tidak bisa dilakukan seperti membalikkan telapak tangan. Harus dipikirkan matang-matang penahapannya agar tidak menimbulkan gejolak yang tidak diinginkan. Apalagi industri otomotif merupakan salah satu industri unggulan pemerintah. Thailand dengan konsistensi kebijakannya bukan hanya telah menjadi 'Detroit Asia', bahkan sektor otomotifnya mampu menyumbangkan devisa US$50 miliar setiap tahun.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved