Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EFISIENSI anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat mengancam penyelenggaraan Pilkada ulang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Padahal, Pilkada ulang untuk dua wilayah di provinsi itu rencananya akan dilaksanakan Agustus 2025 mendatang.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, mengatakan pemotongan dan efisiensi anggaran oleh pemerintah membuat anggaran pilkada harus dikaji ulang.
"Bahwa saat ini kita secara keseluruhan pemerintah pusat sedang melakukan efesiensi dengan melakukan efesiensi anggaran artinya untuk transfer keuangan ke daerah sekitar Rp50 triliun itu di lakukan pemotongan ada beberapa dana DAK juga terpotong ada juga bantuan dan lain-lain," Kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi, Kamis (13/2)
Ia menjelaskan kebutuhan anggaran Pemilu ulang di Bangka Belitung sebanyak Rp80 Miliar untuk pemilihan Pilbup Bangka dan Pilwako Pangkalpinang karena wilayah tersebut mengalami kekalahan melawan kotak kosong pada Pilkada serentak 2024.
"Kurang lebih kalau ditotal setiap daerah sekitar Rp20 milliar, tetapi jika terjadi ada hal-hal lain, safety-nya (mencapai) Rp80 milliar, sebenarnya Rp40 milliar itu tidak terlalu besar. Itu sebetulnya bisa diselesaikan di tingkat provinsi. Namun, gubernur menyampaikan kepada kami bahwa mereka ada pemotongan anggaran cukup signifikan sekitar Rp150 milliar, berarti memang dibutuhkan support dari pusat," jelasnya
Lebih lanjut, ia juga berharap kepada penyelanggaran pemilu dan kepala daerah untuk bekerja secara optimal agar tidak tidak ada lagi kotak kosong dalam pemilu. Ia menduga, salah satu faktor penyebab kotak kosong menang juga akibat rendahnya partisipasi pemilih. Hal ini, sambungnya, dapat disebabkan oleh kurang optimalnya sosialisasi pilkada oleh pemda.
"Nah, ini tugas dan fungsi penyelenggara kepala daerah dan lain-lain untuk menyiapkan benar-benar, jangan sampai nanti hal yang sama berulang-berulang dengan hanya tingkat partisipasi 50% itu berarti animo masyarakat untuk ikut serta itu sangat kurang sekali," ujarnya
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Rahmat Bagja meminta bawaslu daerah untuk berhemat di tengah efesiensi anggaran oleh pemerintah.
"Kami akan berhemat-hemat, kebutuhan kami sekitar Rp2-6 milliar untuk dua kabupaten kota, anggaran APBD dan kalau tidak mampu baru kita ajukan di APBN," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, pada Pilkada 2024, Pilkada Pangkalpinang dan Pilkada Kabupaten Bangka diikuti calon tunggal. Kedua palson tersebut mendapatkan dukungan seluruh partai di DPRD maupun non-DPRD
Meski hanya melawan kotak kosong, dua calon tunggal tersebut tumbang dengan selisih suara yang cukup signifikan. Hasil perhitungan KPU Kabupaten Bangka, paslon petahana Kabupaten Bangka Mulkan-Ramadian mengalami kekalahan dari kotak kosong yang memperoleh suara sebesar 57,25% atau 67.546 suara.
Sedangkan untuk pasangan calon tunggal Mulkan-Ramadian memperoleh 42,75% atau 50.443 suara. Hasil tersebut berdasarkan partisipasi pemilih di Kepulauan Bangka Belitung yang hanya mencapai 52%.
Sementara itu, hasil pemilihan Pilkada Pangkalpinang menyatakan kotak kosong menang 57,97% atau 48.528 suara, sedangkan pasangan calon tunggal Maulan Aklil-Masagus M Hakim memperoleh 42,02% atau 35.177 suara. (RF/J-3)
PUSaKO menyampaikan enam poin penting. Pertama, mempertahankan sistem pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat sebagai implementasi konkret kedaulatan rakyat.
Perludem menantang klaim partai politik yang menyebut sistem pemilihan langsung sebagai penyebab utama tingginya biaya politik di Indonesia. Pilkada Lewat DPRD
MAYORITAS aparatur sipil negara (ASN) mendukung kebijakan efisiensi anggaran. Hanya saja, ada kekhawatiran signifikan terhadap dampak pada kualitas layanan.
Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pemberantasan korupsi di Indonesia masih stagnan karena terlalu berfokus pada penindakan.
Selain transparansi, kebijakan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 menjadi sorotan utama FITRA.
KETUA Komisi II DPR RI, M Rifqinizamy Karsayuda, meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperketat izin kunjungan kerja luar negeri bagi kepala daerah.
Ia mengatakan DPP PDIP berharap kekalahan dua pasangan calon kepala daerah dari kotak kosong pada Pilkada 2024 lalu tidak terulang kembali di pilkada ulang nanti.
DUA daerah di Provinsi Bangka Belitung (Babel) akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang pada 27 Agustus 2025 mendatang.
TINGKAT partisipasi pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang berlangsung pada Sabtu (19/4) hanya 56%.
Masyarakat Peduli Banjarbaru (MPB) mendeklarasikan melawan kotak kosong dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang akan digelar Sabtu (19/4).
TULISAN ini merupakan hasil riset Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved