Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menelusuri lebih lanjut surat imbauan yang ditulis Prabowo Subianto untuk mendukung pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono. Anggota Bawaslu RI Puadi menyampaikan, pihaknya sudah mengetahui informasi tersebut.
"Sudah sampai ke kami juga informasi awal tersebut. Kami sedang melakukan proses penelusuran dan pendalaman," katanya di Jakarta Rabu (27/11).
Pernyataan Puadi tersebut berbeda dengan yang disampaikan anggota Bawaslu DKI Jakarta Burhanuddin kepada Media Indonesia, Selasa (26/11). Menurut Burhanuddin, surat Prabowo itu tidak bermasalah karena ditulis dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, bukan Presiden RI.
Kendati demikian, Puadi menyebut pihaknya bakal tetap mendalami surat itu yang diedarkan saat masa tenang jelang hari pemungutan suara Pilkada 2024. Pendalaman, sambungnya, diperlukan untuk menyimpulkan ada tidaknya pelanggaran.
"Sehingga nanti dalam proses penelusuran pendalaman yang dituangkan dalam laporan hasil pengawasan, kita akan sampaikan, mengingat batas waktu penanganan pelanggaran itu terbatas di Undang-Undang Nomor 10/2016, 3 hari, ketika dibutukan keterangan tambahan 2 hari," tandas Puadi.
Diketahui, lewat surat itu, Prabowo selaku Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra mengimbau, menganjurkan, dan memohon kepada pemilih untuk memenangkan RK-Suswono.
"Bantulah negaramu, bantulah bangsamu, gunakan hak pilihmu untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 HM Ridwan Kamil-H Suswono (Rido) sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta 5 tahun mendatang," tulis Prabowo.
Keaslian surat tersebut sudah dibenarkan oleh pihak Partai Gerindra. Namun, surat itu disebut ditulis saat masa kampanye, bukan saat masa tenang. Adapun keberadaan surat itu diketahui setelah diunggah ke akun media sosial oleh mantan Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid maupun pesoroh Raffi Ahmad yang kini menjadi Utusan Khusus Presiden. (Tri/I-2)
Cak Imin berkeyakinan surat tersebut tidak melanggar. Hal ini ditegaskan Imin menanggapi anggapan surat tersebut melanggar karena beredar pada masa tenang Pilkada serentak 2024.
Muzani mengatakan surat tersebut ditulis Prabowo dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
Surat yang ditandatangani Prabowo Subianto mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono.
Surat yang beredar pada masa tenang itu mengatribusikan Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, bukan Presiden Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih setelah melakukan kunjungan luar negeri ke AS
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved