Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disebut bakal mengusung Anggota Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka atau Teten Masduki dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat.
Sumber Media Indonesia di internal PDIP mengatakan partainya sulit untuk mendukung Anies Baswedan jadi cagub di Pilkada Jabar.
“(Anies di Jabar) nggak mungkin kayaknya,” ucap sumber itu.
Baca juga : Respons PDIP Soal Kabar Usung Anies dan Ono Surono di Pilkada Jabar
“Bisa Rieke atau Teten,” tambahnya.
Hal itu menjawab kabar soal Anies yang akan diusung PDIP di Pilkada Jawa Barat.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP awa Barat Ono Surono membuka peluang bakal calon Gubernur Jawa Barat yang akan diusung oleh partainya bukanlah kader.
Baca juga : PDIP Berharap Anies Baswedan Jadi Bagian Tim Pramono-Rano
“Jawa Barat ini merupakan wilayah besar dengan kompleksitas masalah yang besar, jumlah pemilih yang besar, sehingga bisa saja nanti calon gubernurnya bukan kader PDIP, yang juga bisa saja nanti dipasangkan dengan kader partai lain,” kata Ono dikutip Antara.
Ia memastikan bahwa Dewan Pimpinan Pusat PDIP akan mengusung bakal calon gubernur dan wakil gubernur kejutan untuk Pilkada Jabar.
“Sapa itu? Ya tentunya kita tunggu, tetapi dipastikan DPP partai benar-benar mengkaji secara cermat,” ujarnya.
Baca juga : Ini Alasan PDIP tidak Calonkan Anies di Pilkada Jakarta
Ia mengatakan bahwa figur tersebut nantinya akan diterima oleh rakyat, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan di Jawa Barat.
Ono enggan mengonfirmasikan apakah figur tersebut merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau tidak.
Ia menambahkan partainya akan mendaftar bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Kamis malam.
“Selepas isya,” katanya. (Ant/P-5)
PRESENTER dan jurnalis senior Najwa Shihab tengah diliputi dalam suasana duka. Suaminya, Ibrahim Sjarief, meninggal dunia pada Selasa, (20/5) pukul 14:29 WIB di RS PON, Jakarta Selatan.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menegaskan pentingnya transformasi UMKM untuk mewujudkan Indonesia maju tahun 2045.
Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) RI dan Kementerian Pembangunan Wirausahawan dan Koperasi Malaysia menyepakati perluasan kerja sama di sektor UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan empat hal dalam upaya penguatan pembiayaan pelaku usaha mikro. Hal itu ia sampaikan di High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership.
Banyak UMKM yang produknya untuk pasar lokal belum mengakses teknologi produksi modern dan masih belum mengakses pembiayaan.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum memasuki fase baru menyusul mencuatnya perdebatan mengenai syarat pembentukan fraksi di DPR.
Partai politik yang melenggang ke Senayan harus memiliki keterwakilan yang utuh di setiap pos kerja DPR.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved