Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA riset Indeks Data Nasional (IDN) merilis hasil survei terbaru soal Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024. Dari hasil survei terkini, Direktur Eksekutif IDN Syifak Muhammad Yus menuturkan nama-nama calon gubernur di Pilkada Jateng belum ada yang sangat populer atau dikenal lebih dari 75 persen.
Adapun survei tersebut digelar pada 30 Juni hingga 7 Juli 2024 melibatkan 1200 responden dengan margin of error = + 2.8% pada tingkat kepercayaan 95% dan melalui metode dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling).
“Ahmad Luthfi paling populer, namun baru dikenal 61.1%, kemudian Taj Yasin 58.8%, Sudaryono 48.3%, Dico Ganinduto 31.8%, Bambang Wuryanto (Pacul) 31.3%,” ujar Syifak, saat memaparkan hasil survei IDN di Jakarta, Senin (15/7).
Baca juga : Survei Indeks Data Nasional: Sudaryono dan Ahmad Luthfi Bersaing Ketat di Pilgub Jateng
Bahkan, kata Syifak, kandidat yang lain masih dibawah 30%. Syifak juga membeberkan dari hasil survei, tingkat kesukaan paling tinggi dimenangkan oleh Sudaryono dengan 91.5%. Syifak juga membeberkan ada 55.2% pemilih yang belum menentukan pilihan calon Gubernur secara spontan.
Dukungan spontan terhadap Ahmad Luthfi 13.5%, Sudaryono 9.6%, Taj Yasin Maimoen 4.6%, Dico Ganinduto 3.7%, dan masih ada yang menginginkan Ganjar Pranowo 3.5%. Kemudian ada Bambang Pacul 2.3%, Yusuf Chudlori 1.7%, Hendrar Prihadi 1.5%,” papar Syifak.
Syifak juga menemukan hal menarik lainnya, yakni Ahmad Luthfi menjadi nama yang paling tinggi tidak diharapkan maju sebagai calon gubernur di Jateng.
Baca juga : Ahmad Luthfi Tanggapi Kaesang Unggul Menurut Survei Pilgub Jateng
"Masyarakat Jawa Tengah juga paling banyak tidak mengharapkan Ahmad Luthfi sebagai calon Gubernur. Jadi meski Ahmad Luthfi memiliki tingkat kepopuleran yang tinggi, tapi tidak selalu yang populer itu berdampak positif," ucapnya.
Syifak juga menegaskan dalam survei terkait popularitas dan likeability, nama Ahmad Luthfi jadi yang paling populer. Tetapi belum ada nama calon lain yang cukup populer atau dikenal lebih dari 75% oleh masyarakat Jateng.
Di mana tingkat kepopulerannya Ahmad Luthfi sebesar 61,1%, disusul Taj Yasin Maimoen 58%, Sudaryono 48.3%, Dico Ganinduto 31.8%, dan Bambang Wuryanto 31.3%.
Baca juga : PDIP Pertimbangkan Kaesang Pangarep Maju di Pilkada Jateng
"Kandidat yang lain masih dibawah 30%. Tapi ada satu yang kami temukan dengan tingkat kesukaan paling tinggi adalah Sudaryono sebesar 91.5%," tutur Syifak.
Dalam kesempatan ini dia mengatakan, berdasarkan temuan survei pilihan warga Jateng masih belum stabil dan pasti. Di mana sekitar 59.9% merupakan pemilih lemah yang mungkin merubah pilihannya nanti.
Selain itu, kata Syifak, masyarakat Jawa Tengah juga butuh figur baru dan yang berpengalaman di pemerintahan.
“Serta bijaksana dan jujur bersih dari KKN merupakan sosok calon Gubernur yang diinginkan masyarakat Jateng,” tandas Syifak.
(Z-9)
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Bahkan, dia juga mengaku tidak pernah berkeinginan atau sekadar membayangkan untuk menjadi pemimpin ibu kota.
Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024 mengalami penurunan dibandingkan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2024
MK menggelar sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah (PHPU Pilkada) 2024, diantaranya Pilkada Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua.
Pada sidang perdana, Rabu (8/1), Anwar Usman tidak dapat ikut bersidang karena dirawat di rumah sakit akibat terjatuh.
Ketua MK Suhartoyo menjelaskan bahwa sidang tetap akan dilaksanakan oleh tiga panel Hakim Konstitusi.
MK baru menerima sebanyak 152 permohonan, terdiri dari 119 permohonan soal pilkada tingkat kabupaten dan 33 pilkada tingkat kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved