Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin dekat. Sejumlah nama yang dinilai berpotensl memimpin pun mulai bermuculan, tak terkecuali di Jawa Tengah.
Bursa calon di Jateng bermunculan, mulai dari Dico Ganinduto, Bupati Kendal; Taj Yasin Maimoen, mantan Wakil Gubernur Jateng; dan Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng hingga Kaesang Pangarep.
Direktur Eksekutif Skala Data Indonesia (SDI) Arif Nurul Imam mengatakan, Kaesang sudah memiliki cukup modal untuk maju Pilkada Jawa Tengah.
Baca juga : Survei LSI terkait Pilgub Jateng, Kaesang Ungguli Ahmad Luthfi
Dalam Survei LSI, elektabilitas Kaesang mengungguli Ahmad Luthfi. Ketua Umum PSI itu memperoleh 15,9%, sementara Ahmad mengantongi 12,9%..
"Kalau dilihat dari survei, peluang Kaesang dalam Pilgub Jateng terbuka lebar," kata Arif dalam keterangan yang diterima, Sabtu (6/7).
Namun, dia mengingatkan, Ahmad akan menjadi lawan yang berat jika maju di Pilkada Jateng. Sementara untuk dukungan, Arif mengungkapkan, Kaesang bisa berkomunikasi dengan partai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Baca juga : Calon Gubernur Jawa Tengah belum Ada yang Kuat, Raffi Ahmad?
"Tantangannya menjaga performanya, kerja politiknya dan memantau pergerakan politik tokoh potensial lainnya," tutupnya.
Sebelumnya, pengamat politik dari Citra Institute Efriza menilai, peluang Ketua Umum PSI terbilang positif.
"Jika dilihat kepopuleran dan elektabilitas Kaesang punya peluang menang. Karena Kandang Banteng di Jawa Tengah mengalami kemerosotan, dari suara Pileg ini bisa menjadi perhitungan kekuatan dan kemenangan dari Kaesang," kata Efriza.
Menurutnya, harus diakui bahwa Kaesang lebih punya kesempatan menang di Jawa Tengah ketimbang di Jakarta. Sebab, di Jawa Tengah Kaesang mendapatkan elektabilitas tinggi dan masih punya nilai positif dari masyarakat karena keluarga Presiden Joko Widodo
"Kesempatan untuk menang Kaesang juga besar tetapi tentu saja ia harus bisa menyakinkan banyak partai politik untuk mendukung dirinya," pungkasnya. (Z-6)
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (24/12), mengumumkan penetapan n Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah 2026 yang naik 7, 28 persen dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi kepulangan 100 warga asal Jateng yang terdampak banjir di wilayah Sumatra.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengirimkan bantuan kemanusiaan bernilai Rp1,3 miliar guna mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatra.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa sebanyak 25 investor asal Malaysia berkomitmen menanamkan modal senilai Rp6,9 triliun di wilayah tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan dana Rp1,9 triliun di perbankan bukan mengendap, melainkan anggaran operasional yang sudah dialokasikan.
UNTUK memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tidak lumpuh, maka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggelar rapat terbatas dengan Forkopimda Jateng di kantornya, Kamis (14/8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved