Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

UMP Jawa Tengah Tahun 2026 Naik 7,28 Persen 

Akhmad Safuan
24/12/2025 21:09
UMP Jawa Tengah Tahun 2026 Naik 7,28 Persen 
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menemui langsung para buruh menyampaikan lkenaikan UMP tahun 2026(Akhmad Safuan/MI)

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (24/12), mengumumkan penetapan n Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah 2026 yang naik 7, 28 persen dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 yakni dari UMP 2025 sebesar Rp2.169.349,00 menjadi sebesar Rp2.327.386,07.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/504 untuk UMK dan UMSK ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/505, penetapan UMP dilakukan melalui perhitungan formula pengupahan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. 

Penetapan UMP dilakukan dengan mempertimbangkan inflasi provinsi sebesar 2,65 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen dan nilai alfa 0,90. "Nilai alfa 0,90 ini tidak ditentukan secara sembarangan, tetapi melalui perhitungan dan parameter yang jelas," kata Ahmad Luthfi di kantornya Rabu (24/12).

Sedangkan perhitungan UMK 2026, menurut Ahmad Luthfi, dilakukan berdasarkan inflasi provinsi, pertumbuhan ekonomi masing-masing kabupaten/kota dan nilai alfa yang bervariasi sesuai dengan kabupaten dan kota, maka diperoleh hasil besar UNK di setiap daerah yakni dengan tertinggi Kota Semarang dan terendah Banjarnegara.

Atas dasar tersebut maka diputuskan UMP Jateng:pada tahun 2026 sebesar Rp2.327.386,07 dan selanjutnya nya

UMK Kabupaten/Kota di Jawa Tengah 2026 sebagai berikut:

  • 1. UMK Kota Semarang: Rp3.701.709,000
  • 2. UMK Solo: Rp2.570.000,00 
  • 3. UMK Kota Magelang: Rp2.429.285,00
  • 4. UMK Kota Salatiga: Rp2.698.273,24 
  • 5. UMK Kota Pekalongan: Rp2.700.926,00
  • 6. UMK Kota Tegal: Rp2.526.510,00
  • 7. UMK Cilacap: Rp2.773.184,00 
  • 8. UMK Banyumas: Rp2.474.598,99 
  • 9. UMK Purbalingga: Rp2.474.721,94 
  • 10. UMK Banjarnegara: Rp2.327.813,08
  • 11. UMK Kebumen: Rp2.400.000,00
  • 12. UMK Purworejo: Rp2.401.961,91
  • 13. UMK Wonosobo: Rp2.455.038,01
  • 14. UMK Magelang: Rp2.607.790,00
  • 15. UMK Boyolali: Rp2.537.949,00
  • 16. UMK Klaten: Rp2.538.691,00
  • 17. UMK Sukoharjo:Rp 2.500.000,00
  • 18. UMK Wonogiri: Rp2.335.126,00
  • 19. UMK Karanganyar : Rp2.592.154,06
  • 20. UMK Sragen: Rp2.337.700,00
  • 21. UMK Grobogan: Rp2.399.186,00
  • 22. UMK Blora: Rp2.345.695,00 
  • 23. UMK Rembang: Rp2.386.305,00
  • 24. UMK Pati: Rp2.485.000,00
  • 25. UMK Kudus: Rp2.818.585,00 
  • 26. UMK Jepara: Rp2.756.501,00
  • 27. UMK Demak: Rp3.122.805,00
  • 28. UMK Semarang: Rp2.940.088,00
  • 29. UMK Temanggung: Rp2.397.000,00
  • 30. UMK Kendal: Rp2.992.994,00
  • 31. UMK Batang: Rp2.708.520,00 
  • 32. UMK Pekalongan: Rp2.633.700,00
  • 33.UMK Pemalang: Rp2.433.254,00
  • 34. UMK Tegal: Rp2.484.162,00
  • 35.UMK Brebes: Rp2.400.350,47

(H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya