Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SEKRTARIS Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan Partai terus bersiap menghadapi Pilkada serentak pada November 2024, mendatang.
Hasto mengatakan PDIP akan melakukan pelatihan tim kampanye untuk mensolidkan seluruh jajaran kader partai di tingkap pusat hingga daerah dan sayap partai untuk Pilkada 2024.
Sehingga, kata Hasto, seluruh jajaran Partai bergerak serentak memenangkan calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP.
Baca juga : PDIP Respons Survei Unggulkan Kaesang di Pilkada Jateng
Hal itu diungkapka Hasto saat ditanya wartawan terkait persiapan PDIP dalam Pilkada serentak usai mengikuti Soekarno Run dalam rangkaian acara Puncak Peringatan Bulan Bung Karno 2024, di Parkir Timur Senayan, GBK, Jakarta, Minggu (30/6/2024).
“Pada tanggal 1 Juli nanti akan diadakan pelatihan Tim Kampanye pada batch yang kedua. Dan dari situlah kita bergerak ke atas untuk calon gubernur dan calon wakil gubernur, atau termasuk yang ada di Jakarta,” papar Hasto.
Hasto menambahkan, strategi PDI Perjuangan di dalam persiapan Pilkada, saat ini adalah memprioritaskan untuk ditingkat Kabupaten/Kota.
Baca juga : KPK Sita Ponsel Sekjen PDIP dan Stafnya untuk Cari Bukti Keberadaan Harun Masiku
Politisi asal Yogyakarta ini pun turut menyinggung soal persiapan Partai mengusung calon kepala daerah di Pilkada Jakarta.
Hasto menegaskan, bahwa PDIP akan mendorong sistem kaderisasi secara sistemik.
“Tentu saja banyak kader yang siap dicalonkan. Ada Pak Pramono Anung, ada Pak Basuki, Menteri PUPR misalnya, ada Pak Abdullah Azwar Anas, ada Pak Andika, Pak Charles Honoris, bahkan ada Pak Eriko juga, yang tadi semangat mudanya juga luar biasa,” tegas Hasto.
Baca juga : Adian Napitupulu Kritisi Cara Penyidik KPK Periksa Hasto Kristiyanto
“Sehingga PDI Perjuangan tidak kekurangan stok pemimpin, dan proses dialog dengan partai politik untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur secara intens dilakukan,” ungkapnya.
Hasto menambahkan, PDIP juga bakal mempersiapkan kader Partai untuk didorong maju pada Pilkada.
Namun demikian, Hasto menegaskan bahwa PDIP tidak menutup pintu untuk menjalin kerja sama politik dengan partai-partai politik lain dalam mengusung calon kepala daerah.
“Jadi bagi PDI Perjuangan karena proses kaderisasi telah dilakukan, sejak awal kita telah menggrooming kader-kader PDI Perjuangan untuk dipersiapkan sebagai calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah,” tandas Hasto. (Z-6)
Hasto menjelaskan Megawati telah berkunjung ke Istana Kepresidenan Jakarta, yakni pada Sabtu (16/8), untuk mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Hasto menyampaikan pernyataan tersebut ketika ditanya jurnalis mengenai adanya pertemuan Megawati dengan Prabowo setelah pemberian amnesti.
PDIP mengungkap alasan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kembali menunjuk Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menjawab soal tugas-tugas untuk Hasto Kristiyanto dari Megawati setelah kembali menjabat sebagao Sekjen PDIP
KETUA DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan penunjukan Hasto Kristiyanto sebagai sekretaris jenderal (sekjen) partai merupakan hak prerogatif Megawati Soekarnoputri
Alasan Hasto Kristiyanto kembali menjabat sebagai Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) karena tegak lurus dan berdedikasi tinggi kepada Megawati Sukarnoputri selaku ketua umum partai.
Pengamat Politik, Sugiyanto menilai isu pergantian sejumlah Ketua DPD PDIP yang dikaitkan dengan 'pemecatan' dinilai sebagai persepsi keliru publik.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjuk politisi PDIP senior asal Solo, FX Hadi Rudyatmo sebagai Pelaksana Tugas ( Plt) Ketua PDIP Jawa Tenggah, menggantikan Bambang Pacul
KETUA DPP PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengomentari tunjangan perumahan senilai Rp50 juta per bulan untuk anggota DPR RI
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
, Politikus PDIP Guntur Romli memastikan absennya Megawati pada upacara HUT ke-80 RI bukan karena adanya masalah dengan Presiden Prabowo Subianto
Hasto menjelaskan Megawati telah berkunjung ke Istana Kepresidenan Jakarta, yakni pada Sabtu (16/8), untuk mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved