Rabu 02 Desember 2020, 16:50 WIB

Olly-Steven Diprediksi Menang di atas 60% di Pilkada Sulut 2020

mediaindonesia.com | Pilkada
Olly-Steven Diprediksi Menang di atas 60% di Pilkada Sulut 2020

Istimewa
Peneliti senior LSI, Adjie Alfaraby memaparkan hasil survei terakhir Pilkada Sulut 2020, di Manado, Sulut, Rabu (2/12/2020)

PASANGAN Olly Dondokambey–Steven Kandouw (ODSK) diperkirakan bakal tampil sebagai pemenang pada Pilkada Sulut, 9 Desember. Pasangan petahana ini kemungkinan besar meraih suara di atas 60%, unggul jauh dari dua kandidat lainnya Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (Cep-Sehan) dan pasangan Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Corneles Mamengko Runtuwene (Vonnie-Hendry).

Demikian temuan terkini Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait Pilkada Sulut bertajuk 'Kekuatan Para Kandidat Jelang Finish: Olly-Steven di Ambang Dua Periodekah?," yang dirilis Rabu (2/12)

"Tersisa 7 hari menjelang pemilihan, elektabilitas petahana masih sangat perkasa. Pasangan ODSK di ambang dua periode dengan potensi kemenangan di atas 60 %. Jika ini terjadi, maka pasangan ODSK menjadi salah satu dari sedikit petahana gubernur di Indonesia yang menang di atas 60% di periode kedua," ujar peneliti senior LSI, Adjie Alfaraby.

Survei LSI Denny JA terbaru, jelas dia, menunjukan bahwa dukungan petahana ODSK saat ini sebesar 65.7 %. Disusul pasangan Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (Cep-Sehan) dengan dukungan sebesar 26.2 %, dan pasangan Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Corneles Mamengko Runtuwene (Vonnie-Hendry) dengan dukungan sebesar 5.5 %. Mereka yang belum menentukan pilihan hanya tersisa sebesar 2.6 %.

Survei LSI dilaksanakan pada tanggal 19-25 November 2020 menggunakan 800 responden di semua kabupaten/kota di Sulut. Dikerjakan melalui wawancara tatap muka dengan estimasi margin of error sebesar 3.5 %.

"Jika mereka yang belum menentukan pilihan sebesar 2.6 % dibagi secara proporsional ke tiga pasangan kandidat (karena di saat pemilihan, tidak ada lagi yang belum menentukan pilihan), maka dukungan pasangan ODSK menjadi sebesar 67.4 %, pasangan Cep-Sehan sebesar 26.9 %, dan dukungan kepada pasangan Vonnie-Hendry sebesar 5.7 %," lanjutnya.

LSI Denny JA kemudian membuat prediksi kisaran dukungan (range) dukungan para kandidat berdasarkan hitungan plus minus margin of error (MoE) survei sebesar 3.5 %. Dengan prediksi range dukungan pasangan ODSK adalah sebesar 63.9 % - 70.9 %, range dukungan Cep-Sehan sebesar 23.4-30.4 %, dan range dukungan pasangan Vonnie-Hendry sebesar 2.2% - 9.2 %.

Pemilih militan (strong supporters) ODSK sudah mencapai 56.7 %, pemilih militant Cep-Sehan sebesar 22.7 %, dan pemilih militan Vonnie-Hendry sebesar 4.7 %. Jika mereka yang belum memutuskan (undecided voters) ditambah dengan mereka yang masih ragu (weak supporters), maka total pemilih mengambang (swing voters) sebesar 15.9 %.

"Mengapa LSI Denny JA berani menyatakan bahwa ODSK di ambang dua periode? Dengan data yang dipaparkan sebelumnya, elektabilitas petahana diatas 60%, jarak elektabilitas petahana dengan kompetitor terdekat +/- 40%, pemilih militan ODSK diatas 55 %, dan dengan data tersebut hampir mustahil kompetitor mampu mengejar elektabilitas tersebut," katanya menjabarkan.

Kekuatan dukungan pasangan petahana merata di semua segmen pemilih penting. Baik mereka yang laki-laki maupun perempuan, pemilih protestan, pemilih muslim, pemilih katolik, pemilih milenial hingga lansia, pemilih berpendidikan rendah hingga kelompok terpelajar, wong cilik hingga mereka yang mapan, dan di semua segmen profesi pemilih.

Di pemilih laki-laki, dukungan ODSK sebesar 64.3 %, dukungan Cep-Sehan sebesar 26 %, dan dukungan Vonnie-Hendry sebesar 2.6 %. Di pemilih perempuan, dukungan kepada ODSK sebesar 67%, Cep-Sehan sebesar 26.3%, dan dukungan terhadap Vonnie-Hendry sebesar 4.3%. Meskipun terdapat dua calon gubernur perempuan, terlihat bahwa dukungan pemilih perempuan ke dua figure tersebut tidak signifikan.

"Di pemilih protestan yang merupakan pemilih mayoritas di Sulut (62.8%), dukungan terhadap ODSK mencapai 71.6 %, Cep-Sehan sebesar 18%, dan Vonnie-Hendry sebesar 7.4%. Di pemilih muslim, dukungan terhadap ODSK sebesar 51.6%, dukungan terhadap Cep-Sehan sebesar 43.7%, dan dukungan terhadap Vonnie-Hendry sebesar 2.6%. Meskipun pasangan Cep-Sehan dinilai mewakili pemilih muslim, namun dukungan terhadap ODSK lebih perkasa. Alasan kepuasaan terhadap kinerja dan figur ODSK menjadi faktor penting," tandas Adjie.

ODSK juga unggul di pemilih milenial hingga pemilih lansia dengan dukungan rata-rata diatas 60%. Begitu pun dengan ODSK di segmen pendidikan, ekonomi dan profesi. Rata-rata diatas 60% di setiap kelompok segmen tersebut. (OL-13)

Baca Juga: Debat Ketiga, Kandidat Beradu Program Peningkatan Kaltara

Baca Juga

DOK. MI/PIUS ERLANGGA

90% Kepala Daerah Korupsi karena Utang ke Sponsor

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 23 Desember 2020, 01:55 WIB
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) sering dibuat gerah oleh ulah sejumlah kepala daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, yang...
Sumber: KPK/PP Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah/Riset MI-NRC

Berharap Langit Cerah di Daerah

👤THEOFILUS IFAN SUCIPTO 🕔Rabu 23 Desember 2020, 00:19 WIB
PASANGAN calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Provinsi Lampung, nomor urut 1, Wahdi Sirajudin dan Qomaru Zaman,...
Istimewa

Dinyatakan Tidak Bersalah, Muyadi: Allah Maha Adil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Desember 2020, 21:50 WIB
DUA hari setelah pemilihan gubernur Sumatera Barat 2020 Bareskrim baru menyatakan Mulyadi tidak bersalah, karena tidak cukup bukti. Hal itu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya