Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SHOCKBREAKER juga disebut sebagai peredam kejut) adalah komponen penting dalam sistem suspensi kendaraan, termasuk sepeda motor dan mobil, yang berfungsi untuk menyerap guncangan atau getaran dari jalan.
Fungsi utama shockbreaker adalah menjaga stabilitas, kenyamanan, dan keselamatan saat berkendara dengan meredam benturan ketika kendaraan melintasi jalan yang tidak rata, berlubang, atau bergelombang.
Shockbreaker motor yang rusak atau mati bisa sangat berbahaya, karena komponen ini berfungsi sebagai peredam kejut yang menjaga kenyamanan dan keamanan saat berkendara.
Baca juga : 7 Bahaya Motor tidak Pernah Diservis
Shockbreaker yang mati membuat motor kehilangan kemampuan untuk meredam getaran dari jalan yang tidak rata. Hal ini menyebabkan motor menjadi tidak stabil, terutama saat melintasi jalan bergelombang, berlubang, atau saat berbelok.
Ketika shockbreaker rusak, pengendalian motor, terutama pada kecepatan tinggi atau saat menikung, menjadi lebih sulit. Hal ini meningkatkan risiko tergelincir atau hilang kendali, yang dapat berujung pada kecelakaan.
Shockbreaker yang mati menyebabkan beban pada ban menjadi tidak merata. Hal ini mengakibatkan ban motor lebih cepat aus, terutama pada bagian tertentu, yang meningkatkan risiko bocor atau meletus.
Baca juga : Jangan Disepelekan, ini 6 Bahaya Telat Ganti Oli Motor
Ketidakmampuan shockbreaker untuk meredam guncangan membuat motor mudah melompat atau tergelincir saat melintasi permukaan jalan yang kasar. Ini sangat berbahaya terutama saat berkendara di jalan yang rusak, licin, atau saat pengereman mendadak.
Shockbreaker yang mati akan membuat perjalanan terasa sangat tidak nyaman karena getaran dan guncangan dari jalan tidak diserap dengan baik. Selain itu, efek ini juga bisa menyebabkan kelelahan lebih cepat saat berkendara jarak jauh.
Shockbreaker yang tidak berfungsi dapat menyebabkan kerusakan pada komponen lain, seperti roda, rangka motor, dan sistem suspensi lainnya, karena guncangan dari jalan langsung memengaruhi bagian-bagian tersebut.
Baca juga : Ini Penyebab Shockbreaker Motor Bocor, Berikut Cara Mengatasinya
Shockbreaker yang mati mengurangi efektivitas pengereman. Karena motor menjadi tidak stabil, daya cengkeram ban terhadap jalan berkurang, sehingga memperpanjang jarak pengereman dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Jika shockbreaker motor kamu mati atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti. Beberapa tanda-tanda shockbreaker rusak meliputi:
Merawat shockbreaker secara rutin sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara. (Z-12)
HUJAN deras di Jakarta belakangan ini memicu banjir Jakarta di mana-mana. Meski terburu-buru, memaksakan motor menembus banjir adalah keputusan berisiko tinggi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kendaraan roda dua.
Kini, filosofi tersebut terwujud sepenuhnya dalam interpretasi modern Piaggio Liberty S terbaru, yang menghadirkan kebebasan bergaya, ringan, dan penuh karakter.
AKTOR Gary Iskak dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, (29/11). Salah satu yang turut membagikan informasi tersebut adalah vokalis Teamlo, Ade Jigo.
Korban ditembak oleh orang tak dikenal saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Sabtu (8/11) pagi.
Shockbreaker bekerja dengan kombinasi pegas dan oli. Pegas menahan beban dan meredam hentakan, sementara oli mengatur pergerakan agar redamannya halus
Dengan adanya shockbreaker, motor tetap stabil, nyaman dikendarai, dan ban tetap menempel ke jalan sehingga keamanan lebih terjaga.
Selain itu, shockbreaker juga bisa menahan hentakan saat berkendara di jalan tidak rata, sehingga memberikan kenyamanan, stabilitas, dan keamanan bagi pengendara.
Part yang sangat penting dan fatal di kendaraan ini seperti sistem pengereman, lampu hingga shockbreaker. Namun jika kalian akan berpergian berboncengan di motor, pastinya harus mengetahui
Untuk perawatan shockbreaker ini tidak menentu tergantung dari penggunaan motor tersebut. Umumnya untuk perawatan shockbreaker motor dilakukan selama enam bulan atau satu tahun sekali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved