Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gagalkan Pencurian Motor, Hansip di Cakung Meninggal Akibat Luka Tembak

Golda Eksa
08/11/2025 13:11
Gagalkan Pencurian Motor, Hansip di Cakung Meninggal Akibat Luka Tembak
Ilustrasi .(MI)

KEPALA Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Timur AKB Dicky Fertoffan, seeorang petugas pertahanan sipil (hansip) di Cakung Barat, Jakarta Timur, tewas dengan luka tembak di bagian perut saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Sabtu (8/11) pagi.

"Korban yang merupakan hansip di lingkungan sekitar sudah meninggal dunia usai tertembak," kata Dicky, di Jakarta, Sabtu (8/11).

Sementara itu, Kapolsek Cakung Komisaris Widodo Saputro menyebutkan, berdasarkan hasil pengecekan identifikasi awal terhadap korban yang berinisial AS, 42, mengalami luka tembak bagian perut sebelah kiri.

"Hasil pengecekan Identifikasi awal terhadap korban di tempat kejadian perkara (TKP) bahwa korban mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri," ujar Widodo.

Korban merupakan warga Kampung Sukapura, Kecamatan Cilincing, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus membantu kegiatan keamanan lingkungan sebagai hansip di RW 09.

Korban ditembak oleh orang tak dikenal saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Sabtu (8/11) pagi. "Sekitar pukul 04.30 WIB petugas piket kami mendapat informasi dari warga bahwa ada korban luka tembak di Kelurahan Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur," katanya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung. Saat kejadian, korban sedang berjaga malam bersama dua rekannya, T, 48, dan R, 58.

Menurut keterangan saksi, peristiwa bermula ketika korban yang sedang memantau CCTV melihat dua orang mencurigakan di sekitar permukiman. Keduanya diduga hendak mencongkel sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.

"Korban sedang melaksanakan jaga atau ronda malam sebagai hansip RW 09. Korban pada saat itu sedang memonitor kamera pengawas (CCTV), melihat ada dua orang dicurigai sedang mencongkel motor," katanya.

Melihat hal itu, korban bersama dua rekannya segera bergerak menuju lokasi menggunakan sepeda motor bernomor polisi B 4244 UEE yang dikendarai oleh korban.

Sesampainya di lokasi, korban langsung menabrakkan motornya ke arah kendaraan pelaku untuk mencegah keduanya kabur hingga sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku.

Kemudian terdengar suara tembakan sebanyak dua kali yang membuat korban terjatuh. Kedua saksi langsung meminta pertolongan warga melihat kondisi korban.

"Lalu terjadi suara tembakan sebanyak dua kali. Korban langsung terjatuh, saksi 1 dan saksi 2 selanjutnya mengamankan diri dan meminta pertolongan warga," ujar Widodo. (Ant/P-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik