Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Banjir Telan Korban Jiwa, Seorang Remaja Tewas Terseret Arus di Cakung

Golda Eksa
19/1/2026 20:25
Banjir Telan Korban Jiwa, Seorang Remaja Tewas Terseret Arus di Cakung
Ilustrasi .(MI)

MUSIBAH banjir yang menerjang wilayah Jakarta Timur pada Minggu (18/1) menyisakan duka. Seorang remaja laki-laki berinisial RP, 18, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terseret arus di sisi kolong Jembatan Kirana Tol JORR, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung.

Kapolsek Cakung Komisaris Widodo Saputro, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.

"Korban inisial RP, 18, beralamat RT 09/08 Kelurahan Cakung. Ditemukan kemarin (18/1) sore di Kali Cilincing, Jakarta Utara oleh petugas gabungan," ujar Widodo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/1).

Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi mata berinisial RZ, 26, korban sebelumnya terlihat berada di pinggir kali saat kondisi air tengah meluap. Saksi sempat berpaling sesaat untuk berbicara dengan warga lain, namun saat kembali menoleh, korban sudah tidak terlihat di posisinya.

"Saat banjir menggenangi lokasi sisi kolong jembatan tol Kirana Rorotan, berbatasan dengan RT 09/08 Kelurahan Cakung Barat. Korban terlihat oleh saksi, korban terjatuh dan tenggelam," jelas Widodo.

Proses evakuasi dilakukan secara intensif dengan melibatkan personel gabungan dari BPBD, Sudin SDA Kecamatan Cakung, serta petugas Pemadam Kebakaran. Tim menurunkan tiga unit perahu karet dan empat unit mesin pompa air untuk menyisir lokasi. Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Ribuan Jiwa Terdampak
Banjir di Kelurahan Cakung Barat dipicu oleh luapan Kali Cakung dan Kali Cakung Drain, yang diperparah oleh keterbatasan kapasitas drainase lingkungan. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 50 cm hingga mencapai titik terparah setinggi 120 cm.

Dampak signifikan melanda sejumlah wilayah rukun warga, di antaranya:

  •     RW 03: Sekitar 300 jiwa mengungsi di musala.
  •     RW 06: Sekitar 300 jiwa mengungsi di Musala At-Taqwa.
  •     RW 08: Sekitar 600 jiwa terdampak, dengan 50 jiwa mengungsi di Gereja GBI Kampung Baru.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas warga di wilayah terdampak dilaporkan lumpuh total. Ruas jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan, dan akses menuju fasilitas umum seperti sekolah serta tempat ibadah terhambat. 

Meski kerugian material diperkirakan cukup besar, fokus utama petugas saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan mempercepat penyusutan debit air. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik