Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Update Cuaca Jakarta Timur: Pohon Tumbang Dievakuasi, Sejumlah Titik Banjir Mulai Surut

Golda Eksa
13/1/2026 16:24
Update Cuaca Jakarta Timur: Pohon Tumbang Dievakuasi, Sejumlah Titik Banjir Mulai Surut
Ilustrasi .(Antara)

CUACA ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Jakarta Timur mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan sempal di beberapa titik. Satuan Tugas (Satgas) Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Timur bergerak cepat melakukan evakuasi guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan warga.

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya, mengonfirmasi bahwa seluruh titik pohon tumbang telah berhasil ditangani oleh petugas gabungan.

"Total ada enam pohon tumbang dan satu sempal, seluruhnya sudah kita evakuasi," kata Made Widhi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (13/1).

Sebaran Lokasi Evakuasi
Dalam operasi tersebut, Sudin Tamhut mengerahkan 36 personel yang dibantu oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dari berbagai kelurahan. Pohon yang tumbang memiliki diameter bervariasi, mulai dari 25 sentimeter hingga yang terbesar mencapai 80 sentimeter.

Beberapa titik evakuasi meliputi Jalan Perintis Kemerdekaan (Pulo Gadung), Gang Galur Kanal Banjir Timur (Pulo Gebang), area TPU Kampung Dukuh, serta Jalan Raya Bogor (Kelurahan Rambutan). Pohon kedondong berdiameter 80 cm di Jalan Bintara Jaya, Pondok Kopi, menjadi salah satu titik penanganan yang paling signifikan.

"Untuk penanganan, kami kerahkan 36 personel Satgas Hijau. Mereka dibantu lima sampai enam petugas PPSU dari masing-masing kelurahan," terang Made.

Kondisi Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur melaporkan bahwa mayoritas titik genangan air akibat hujan deras pada Senin (12/1) telah surut. Berdasarkan pantauan hingga Selasa pagi, petugas terus berupaya mempercepat pembuangan air di lokasi yang masih tergenang.

Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Ali Kojim, menjelaskan bahwa dari 15 titik banjir yang sempat tercatat, sebagian besar kini sudah dinyatakan kering.

"Update hingga pukul 20.00 WIB kemarin, sebagian besar titik genangan sudah kering. Namun, masih terdapat beberapa lokasi dengan genangan cukup tinggi," ungkap Ali.

Genangan tertinggi sebelumnya tercatat di wilayah Kampung Melayu, Jatinegara, tepatnya di Jalan Kebon Pala II dengan ketinggian mencapai satu meter pada Senin (12/1) sore. Namun, debit air berangsur turun menjadi 50 cm pada malam hari. Kondisi serupa terjadi di Bidara Cina dan wilayah Tanjung Lengkong yang juga menunjukkan tren penurunan tinggi muka air.

Ali memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap aktivitas warga. BPBD juga melaporkan tidak ada kejadian kebakaran di wilayah Jakarta Timur selama periode cuaca ekstrem tersebut. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik