Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP Pertamina Holding bersama dengan Sub Holding resmi meluncurkan komunitas penggemar Scooter yang diberi nama PertaScooter (Pertamina Scooter). Komunitas ini bertujuan untuk Menyatukan Perwira Pertamina dan Purnawira Pertamina dari berbagai afilisasi Holding-Sub Holding Pertamina Grup.
Ketua Umum PertaScooter Dwi Rianto mengatakan, komunitas PertaScooter akan ikut berperan dalam memberikan product knowledge, dan informasi program positif Pertamina kepada masyarakat umum, serta berpartisipasi dalam pengembangan branding produk di Pertamina Grup.
Salah satunya memberikan pengetahuan kepada Masyarakat dan memastikan bahwa produk Pertamina dapat diterapkan pada semua jenis kendaraan bermotor khususnya Scooter.
"Komunitas ini juga akan merekatkan persatuan dan persaudaraan antar Perwira Pertamina termasuk Purnawira Pertamina" ujarnya pada saat acara Announcement dan Rolling Thunder Komunitas PertaScooter di Jakarta, Minggu (11/9).
Announcement dan Rolling Thunder PertaScooter diwarnai dengan pengenalan visi dan misi komunitas, launching web Pertascooter hingga kegiatan Rolling Thunder dari gedung Patra Jasa ke gedung Pertamina. Ke depan, PertaScooter berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan yang memberi manfaat positif bagi anggota, perusahaan serta lingkungan sosial masyarakat.
Baca juga : Carsome Luncurkan Carsome Certified Lab Terbesar di Asia Tenggara
M Haryo Yunianto selaku Pelindung di komunitas PertaScooter menambahkan, selain merekatkan persatuan dan persaudaraan sesama anggota komunitas, Perta Scooter juga senantiasa menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan keragaman, mendukung program organisasi, serta akan menjadi sarana untuk memberikan informasi serta pengembangan produk Pertamina Group.
"Kami mengundang seluruh Perwira Pertamina serta Purnawira Pertamina penggemar Scooter untuk bergabung, tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan," paparnya.
Sebelum adanya komunitas PertaScooter, para penggemar Scooter di lingkungan Pertamina telah membentuk komunitas-komunitas kecil dan melakukan tour bersama. Pada 7 Agustus 2022 lalu, komunitas ini menyelenggarakan Short Touring Pertama dengan para peserta antara lain PatraScooter, Gas Vespa Club, ScooterSukaSuka, Papaskut, dan lain sebagainya.
"Dengan animo dan telah terbentuknya komunitas penggemar Scooter di lingkungan Pertamina, terdapat gagasan untuk mempersatukan komunitas tersebut dalam wadah yang lebih besar berbentuk Pertamina Scooter," lanjut Rianto.
PertaScooter terbuka bagi seluruh penggemar Scooter di lingkungan Pertamina. Seluruh perwira dan purnawira Pertamina dapat bergabung tanpa syarat styling maupun jenis scooter tertentu. "Racey or classic yang penting asik and Let The good Time Roll," pungkas Rianto. (RO/OL-7)
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Bali Coffee Club Jakarta dirancang sebagai ruang terbuka bagi komunitas untuk berkarya dan berkolaborasi.
Program utama yang mencuri perhatian dalam aktivasi ini adalah Badut Tongkrongan, sebuah ajang pencarian bakat komika versi komunitas.
Off-road melibatkan sekitar 200 peserta dengan 60 unit Toyota Fortuner yang datang dari 27 chapter di berbagai daerah di Indonesia.
False solutions adalah distraksi teknokratis yang memberi jalan bagi korporasi untuk terus menghasilkan emisi dan merusak hutan, sambil mengabaikan krisis iklim yang sedang dihadapi.
Ajang penghargaan tahunan Priority Partners Sinar Mutiara 2025 sukses digelar dengan dihadiri ratusan reseller dari berbagai daerah di Indonesia.
Praktisi hukum Febri Diansyah menyoroti tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun terhadap Kerry Riza dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak PT Pertamina.
Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto Riza, menolak tuntutan jaksa 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun.
Komisi VI memberikan apresiasi atas kerja keras Pertamina dalam merespons bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra yang terjadi pada jelang akhir tahun lalu.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, menyoroti agenda transformasi BUMN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR bersama PT Pertamina (Persero).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved