Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah kesibukan kota menjelang waktu berbuka, momen berbagi sering kali hadir dalam bentuk sederhana, seperti segelas es kopi dingin yang segar atau sebungkus takjil yang dibagikan kepada mereka yang masih berada di perjalanan.
Semangat ini dihadirkan Jago Coffee bersama Tokopedia melalui program Ramadan bertajuk Konvoi Takjil Keliling, sebuah inisiatif berbagi yang membawa ratusan gerobak Jago Coffee langsung ke tengah komunitas di berbagai sudut Jakarta.
Co-Founder & CEO Jago Coffee Yoshua Tanu menjelaskan berkolaborasi dengan Tokopedia, program tersebut menghadirkan pengalaman Ramadan lebih dekat dengan masyarakat.
"Sepanjang periode aktivasi, lebih dari 14 ribu gelas kopi Jago, 22 ribu takjil, serta 8.000 gift card Tokopedia telah dan akan dibagikan kepada masyarakat Jakarta sebagai bagian rangkaian kegiatan berbagi selama bulan suci," ucap Yoshua, Jumat (6/3).
Adapun program Takjil Keliling berlangsung pada 2–9 Maret 2026 di 10 titik Jakarta seperti Kendal, Blok M, Tebet, Kota Tua, Karet Kuningan, Manggarai, Menteng Dalam, serta kawasan Bendungan Hilir dan sekitarnya.
Selain pembagian kopi dan takjil di berbagai titik kota, Konvoi Takjil Keliling juga digelar pada 3 Maret 2026 dengan melintasi koridor utama Jakarta Selatan.
Ratusan gerobak Jago Coffee bergerak bersama dari dan kembali ke Taman Mataram menghadirkan konvoi yang menjadi simbol semangat berbagi yang bergerak dari satu komunitas ke komunitas lainnya.
Yoshua melanjutkan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, dapat melakukan secara digital melalui aplikasi Tokopedia dan Jago.
"Untuk mendapatkan takjil gratis, masyarakat cukup menyelesaikan mini game Kejar Ketupat di aplikasi Tokopedia serta mengunduh aplikasi Jago sebagai bagian dari proses penukaran," ucapnya.
Dia menambahkan selama Ramadan, pihaknya turut menghadirkan inisiatif #SegelasKebaikan, sebuah ajakan untuk menghadirkan kebaikan sederhana tetapi berdampak nyata bagi sesama.
Dengan program ini, Jago Coffee meluncurkan paket Ramadan seharga Rp80 ribu yang terdiri dari satu minuman spesial, tas merchandise, serta donasi Rp17 ribu yang disalurkan melalui Kitabisa.com untuk membantu korban bencana di Sumatra.
"Melalui rangkaian program ini, kami berharap dapat menghadirkan momen berbagi sederhana tapi bermakna di tengah komunitas. Kehadiran gerobak-gerobak kami di berbagai sudut kota menjadi wujud bagaimana kopi dapat menjangkau lebih banyak orang secara dekat dan mudah," kata Yoshua.
Hal ini, lanjutnya, selaras dengan semangat Anytime Anywhere, yakni menghadirkan kopi yang dapat dinikmati kapan saja dan di mana saja, sekaligus jadi cara terus memberi kembali kepada komunitas.
Sejak didirikan pada 2019, Jago Coffee menghadirkan cara baru menikmati kopi berkualitas melalui konsep cafe-on-wheels berbasis gerobak bertenaga listrik yang beroperasi di berbagai lingkungan kota.(H-2)
Acara dibuka dengan pawai komunitas yang menempuh rute sejauh kurang lebih 2 kilometer dengan mengenakan piyama, sebagai simbol mimpi yang dibawa ke jalan.
Tanpa skrining berkala, masyarakat seringkali baru menyadari kondisi kesehatannya setelah muncul komplikasi.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Bali Coffee Club Jakarta dirancang sebagai ruang terbuka bagi komunitas untuk berkarya dan berkolaborasi.
Program utama yang mencuri perhatian dalam aktivasi ini adalah Badut Tongkrongan, sebuah ajang pencarian bakat komika versi komunitas.
Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) menyediakan hingga 700 porsi takjil per hari untuk masyarakat yang ingin berbuka puasa, selama Ramadan 1447 Hijriah.
BBPOM membawa mobil laboratorium keliling untuk melakukan uji sampel secara real-time di "Pasa Pabukoan".
Program ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan
Antusiasme masyarakat dalam war takjil dipicu oleh hadirnya beragam makanan atau minuman yang memang jarang dijumpai di luar bulan Ramadan.
Kebiasaan mengandalkan takjil dapat berisiko menyebabkan kekurangan zat gizi penting bagi tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved