Sabtu 28 November 2020, 02:52 WIB

IMI Luncurkan Panduan Berkendara Sepeda Motor Berkelompok

Ghani Nurcahyadi | Otomotif
IMI Luncurkan Panduan Berkendara Sepeda Motor Berkelompok

Dok. IMI
Ilustrasi berkendara sepeda motor berkelompok

 

IKATAN Motor Indonesia (IMI) sebagai induk organisasi otomotif di Indonesia dan sebagai fasilitator dan regulator kegiatan otomotif di Indonesia meliputi bidang Olah Raga dan Mobilitas, berinisiatif untuk membuat standarisasi pelaksanaan kegiatan mobilitas.

Standarisasi pertama yang diterbitkan IMI adalah “BJB Standarisasi Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok”. Panduan ini nantinya akan berbentuk buku dan video. 

Video panduan ini menjadi sangat istimewa karena menjadi panduan standarisasi pertama yang diterbitkan di Indonesia. Tak hanya itu, panduan ini juga adalah yang pertama diterbitkan di dunia dalam 13 tahun. Panduan berkendara berkelompok terakhir dibuat oleh biker Amerika Serikat pada 2007.

Panduan berkendara berkelompok ini menjadi panduan pertama yang dikeluarkan IMI pada tahun ini mengingat di Indonesia angka pengguna jalan menggunakan sepeda motor sangat tinggi. Selain itu aktivitas sepeda motor berkelompok termasuk sering dilakukan di Indonesia.

IMI menunjuk Tim Mobilitas  yang dipimpin oleh Ahmad Syahroni dan Sekretaris Joel D. Mastana. Sadikin Aksa menjadi Pelindung dan Bambang Soesatyo menjadi Penasihat Tim Mobilitas. Tim ini dibantu oleh para penggiat otomotif senior seperti M. Riyanto (IMI Pusat), Ipung Poernomo (IMI Pusat), Wijaya Kusuma (IMI Pusat), KBP Mohammad Tora (Korlantas Polri), Ahmad Yani, ATD MT (Kementerian Perhubungan RI), Harry Kumoro, Gunadi, Yudi Kusuma dan Tedi Kurniawan. 

“Tujuan pembuatan standarisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan khususnya komunitas atau klub sepeda motor, dan pengguna jalan raya umumnya,” jelas Sadikin Aksa, Ketua Umum IMI dalam keterangan tertulisnya.

Bambang Soesatyo yang juga Ketua MPR RI berharap, panduan berkendara itu bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Berdasarkan statistik, di Indonesia tercatat ada lebih dari 2.800 kecelakaan dan lebih dari 548.000 pelanggaran lalu lintas. Dari trennya, pemilik kendaraan roda dua di Indonesia ini sudah hampir melampaui 120 juta, dan pertumbuhannya mencapai 9% tiap tahun sedangkan pertumbuhan jalan hanya 1,9%.

Baca juga : Grab Luncurkan 30 Unit Sepeda Motor Listrik dan 7 SPBKLU di Bali

“Oleh karena itu sudah perlu untuk membuat standarisasi. Saya mengapresiasi IMI yang menginisiasi acara ini agar ke depan berkendara berkelompok harus tahu tekniknya. Mungkin kita paham bagaimana mengendarai sepeda motor, tapi dalam berkelompok kita harus tahu kapan tarik gas, kapan menjaga jarak, karena ini sebuah tim, maka harus seirama. Jadi memang banyak hal yang harus dipahami dalam berkendara berkelompok.” ujar Bambang.

Joel D. Mastana yang juga ikut serta dalam pencanangan Decade of Action for Road Safety oleh PBB pada 2011, mengharapkan panduan ini dapat membantu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, setiap tahun Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, mencatat ada 1,35 juta kematian akibat kecelakaan lalu lintas, dan lebih dari 50% dari angka tersebut terjadi pada pengguna jalan yang rentan, yaitu pejalan kaki, pengguna sepeda dan sepeda motor roda dua dan tiga. Tercatat pula ada 20 – 50 juta orang menjadi cedera hingga disabilitas akibat kecelakaan lalu lintas.

"Karena itu, panduan ini adalah yang pertama dari seri panduan yang akan diterbitkan IMI. Salah satu tujuan pentingnya adalah untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas tersebut. Ke depan juga diharapkan akan dapat menuju ke arah peningkatan kompetensi pengguna jalan," katanya.

Dalam pembuatan panduan “BJB Standarisasi Tata Cara Mengemudi Berkendara Sepeda Motor Berkelompok” ini, IMI Mobilitas juga menyematkan empat pilar IMI Mobilitas yaitu wisata, sosial, road safety dan aksi lingkungan hidup.

“Dalam panduan ini diberikan standarisasi termasuk dalam hal penggunaan safety gear, formasi barisan, penggunaan isyarat tangan, marka jalan, posisi berbahaya. dan lain-lain. Panduan ini dikemas dalam instruksi video tata cara melakukan berkendara berkelompok,” ujar Joel.

Peluncuran panduan “BJB Standarisasi Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok” ini akan dilaksanakan di Gedung MPR / DPR RI, Jakarta, pada Sabtu (28/11) dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Akan hadir adalah Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Sadikin Aksa, Sekretaris Jenderal IMI, Jeffrey J.P, Sekretaris IMI Mobilitas, M. Joel Deksa Mastana. Peluncuran ini juga rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (RO/OL-7)

Baca Juga

AGNI-ELNUSA

Elnusa Bersiap Perkenalkan Motor Listrik

👤RO 🕔Rabu 20 Januari 2021, 17:41 WIB
Era kendaraan berbasis listrik sudah di depan mata. Sudah waktunya Indonesia mengikuti tren dunia yang sedang menuju ke era ramah...
Auto2000

Auto2000 Tetap Optismistis Hadapi 2021

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 17:26 WIB
Sepanjang tahun lalu kecenderungan masyarakat bergerak ke arah digital yang semakin diakselerasi oleh pandemi. Melihat hal itu Auto2000...
EMLI

Mesin Makin Canggih Butuh Pelumas Spesifikasi Tinggi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 11:24 WIB
Spesifikasi tertinggi pelumas sebelumnya adalah API Service SL, diperbarui menjadi API SM, meningkat menjadi API SN dan yang terbaru adalah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya