Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BEBERAPA waktu lalu saya mengikuti sebuah diskusi tentang peran sekolah dalam menumbuhkan dan menjaga nilai-nilai perdamaian untuk mencegah ekstremisme kekerasan. Seorang pembicara menyatakan kekhawatirannya bahwa ideologi ekstremis kadang masuk melalui kegiatan ekstrakurikuler dan dibawa oleh alumnus sekolah. Dia juga menyebutkan bahwa tim manajemen sekolah sering kali kesulitan mengatasi masalah itu, termasuk dalam mengawasi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Pernyataan pembicara itu cukup mengganggu, terutama mengingat peran dan tanggung jawab manajemen dalam sebuah sekolah. Manajemen sekolah memiliki otoritas tertinggi di sekolah, tetapi mengapa mereka tidak dapat menjaga lingkungan sekolah dengan baik? Selain itu, dalam konteks mencegah pengaruh ekstremisme kekerasan di sekolah, apa yang seharusnya dilakukan oleh manajemen sekolah untuk memastikan sekolah menjadi lingkungan yang aman dari promosi ekstremisme kekerasan dan justru menumbuhkan serta merawat perdamaian?
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/manajemen-sekolah-penghalau-ekstremisme-kekerasan
Gedung baru hadir dengan desain ramah lingkungan, ruang belajar yang modern, dan berbagai ruang spesialis yang menjawab kebutuhan siswa dari beragam latar belakang.
Trump menyatakan seluruh bendera AS harus dikibarkan setengah tiang hingga Minggu (31/8).
Generasi muda diajak untuk semakin meningkatkan literasi digital serta membiasakan digital diet demi menjaga keseimbangan aktivitas di dunia nyata dan digital.
Guru membagikan enam kebiasaan penting yang bisa diterapkan orang tua dan siswa di bulan pertama sekolah.
Professional development menjadi program unggulan dengan memberikan beragam workshop yang dibutuhkan guru.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
Usulan telah melalui pembahasan bersama Komisi X DPR RI.
Penggunaan sekaligus pemahaman bahasa isyarat sangat penting.
Sinergi yang kuat antara guru dan orang tua akan menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi perkembangan siswa.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan pentingnya upaya Partisipasi Semesta.
Menurut Lestari, penting mengedepankan upaya membangun 'jembatan' antara kesehatan jiwa dan kesehatan otak dalam konteks sebuah kebijakan.
KESEHATAN mental sering menjadi bahan seminar, tetapi jarang menjadi agenda nyata di ruang-ruang rapat sekolah.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved