Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA telur ayam ras, atau lebih dikenal dengan nama telur ayam negeri, semakin lama semakin tinggi. Sebagian besar konsumen rumah tangga merasakan hal tersebut. Terlebih, telur ayam negeri menjadi panganan wajib sebagian besar masyarakat dan tentunya harus selalu tersedia di rumah setiap harinya.
Berdasarkan pantauan data harga Petugas Pelayanan Informasi Pasar (PIP) melalui Sistem Informasi Pasar Online Nasional Peternakan (SIMPONI Ternak), per 25 November 2022, harga rata-rata nasional telur ayam ras di tingkat produsen sebesar Rp25.660/kg, sedangkan di tingkat konsumen mencapai Rp 28.466/kg.
Kondisi ini menunjukkan bahwa harga telur ayam ras, baik di tingkat produsen dan konsumen sudah mulai mengalami peningkatan sedikit di atas harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 22.000/kg untuk tingkat harga produsen dan Rp 27.000/kg untuk tingkat harga konsumen.
Tingginya harga telur ayam negeri ini dikarenakan permintaan yang cukup tinggi, menjelang bulan Desember yang tentunya bertepatan dengan adanya momen Natal dan tahun Baru (Nataru).
Harga Acuan Penjualan/Pembelian (HAP) yang telah disepakati tertuang dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 5 Tahun 2022, tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen Komoditas Jagung, Telur Ayam Ras, dan Daging Ayam Ras.
Selain harga telur ayam itu sendiri, faktor utama dalam pembentukan harga telur ayam juga harus menjadi perhatian. Harga telur ayam turut dipengaruhi kondisi harga pakan ternak ayam, yaitu jagung.
Untuk itu, pemerintah mengatur HAP untuk jagung pipilan kering kadar air 15% yang digunakan untuk pakan ternak ayam. Harga acuan pembelian di tingkat produsen Rp 4.200/kg, sedangkan harga acuan penjualan di tingkat konsumen Rp5.000/kg.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) bersama Bapanas melakukan upaya dalam stabilisasi harga telur, salah satunya dengan menghimbau seluruh asosiasi peternak layer dan pedagang agar mematuhi HAP dalam pembelian dan penjualan telur jelang hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru.
Kesepakatan HAP telur ayam ini sebelumnya telah dibahas bersama seluruh stakeholder perunggasan, sehingga angka pembelian ditingkat produsen sebesar Rp 22.000/kg – Rp 24.000/kg dan angka penjualan di tingkat konsumen sebesar Rp 27.000/kg. Angka pembelian dan penjualan tersebut telah memperhitungkan dan mempertimbangkan berbagai variable cost harga pokok.
Manfaat penetapan HAP salah satunya agar harga telur dapat terkendali di tengah tingginya konsumsi dan permintaan jelang akhir tahun. Selain itu, dengan adanya HAP diharapkan dapat menjaga keseimbangan harga yang sama-sama menguntungkan produsen dan konsumen serta mengurangi fluktuasi dan disparitas harga. Pelaksanaan penetapan HAP ini merupakan bagian dari pengendalian inflasi pangan.
Berdasarkan survei pemantauan harga Bank Indonesia (BI) pada minggu keempat November 2022, inflasi pada November 2022 diperkirakan sebesar 0,18% secara bulanan, dimana komoditas telur ayam ras menyumbangkan inflasi November 2022 terbesar, yakni 0,02 persen secara bulanan (month to month). Untuk itu, peranan para stakeholder pangan yang bersinergi dengan Pemerintah penting dalam upaya pengendalian harga dan inflasi ini. (OL-09)
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta mendorong kontribusi nyata generasi muda Buddhis bagi kedaulatan NKRI.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
MENJELANG Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar mulai merangkak naik.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved