Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Legenda NBA Chris Paul Resmi Pensiun Setelah 21 Musim yang Ikonik

Thalatie K Yani
14/2/2026 07:37
Legenda NBA Chris Paul Resmi Pensiun Setelah 21 Musim yang Ikonik
Chris Paul, salah satu point guard terbaik sepanjang masa, resmi mengumumkan pensiun dari NBA di usia 40 tahun. Simak pesan haru dan pencapaian kariernya.(NBA)

DUNIA bola basket berduka sekaligus memberikan penghormatan terakhir bagi salah satu jenderal lapangan terbaiknya. Chris Paul, point guard peraih 12 kali NBA All-Star, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia basket profesional pada Jumat (13/2) waktu setempat.

Keputusan pemain berusia 40 tahun ini datang melalui unggahan emosional di media sosial, tak lama setelah ia dilepas Toronto Raptors menyusul kesepakatan trade dari Los Angeles Clippers pekan lalu.

"Selesai sudah! Setelah 21 tahun, saya melangkah pergi dari bola basket," tulis Paul melalui akun Instagram pribadinya. "Saya telah berada di NBA selama lebih dari separuh hidup saya, mencakup tiga dekade. Rasanya gila bahkan untuk mengatakannya!"

Jejak Karier yang Luar Biasa

Chris Paul pensiun dengan statistik yang mengesankan. Sepanjang 1.370 pertandingan kariernya, pemain berjuluk 'CP3' ini mencatatkan rata-rata 16,8 poin, 9,2 asis, 4,4 rebound, dan 2,0 steal per pertandingan. Ia tercatat pernah membela sejumlah tim besar seperti New Orleans, Houston, Oklahoma City, Phoenix, Golden State, San Antonio, dan Clippers.

Tak hanya di level klub, Paul adalah pahlawan bagi tim nasional Amerika Serikat dengan raihan dua medali emas Olimpiade (Beijing 2008 dan London 2012). Prestasi individunya dimulai sejak dini saat ia dinobatkan sebagai NBA Rookie of the Year pada 2006.

Komisioner NBA, Adam Silver, turut memberikan penghormatan atas dedikasi luar biasa sang pemain.

"Setelah 21 musim yang luar biasa, Chris Paul pensiun sebagai salah satu point guard terhebat dalam sejarah NBA dan penjaga sejati olahraga kami," ujar Silver. "Chris membedakan dirinya dengan kemampuan playmaking yang cerdas, daya saing elit, dan etos kerja yang intens."

Kepemimpinan di Dalam dan Luar Lapangan

Meskipun tidak pernah mencicipi gelar juara NBA, pencapaian terdekatnya adalah mencapai Final 2021 bersama Phoenix Suns, pengaruh Paul jauh melampaui statistik di lapangan. Ia menjabat sebagai Presiden Asosiasi Pemain Bola Basket Nasional (NBPA) dari 2013 hingga 2021.

Adam Silver mencatat bahwa kepemimpinan Paul sangat krusial dalam merundingkan perjanjian kerja bersama, memandu liga melewati masa pandemi, hingga menangani masalah sosial yang penting.

Dalam pesan perpisahannya, Paul merefleksikan perannya sebagai pemimpin yang terkadang kontroversial namun selalu tulus.

"Sebagai pembelajar seumur hidup, kepemimpinan itu sulit dan bukan untuk orang yang lemah. Beberapa orang akan menyukai Anda dan banyak orang tidak. Namun tujuannya selalu sama, dan niat saya selalu tulus (Sial, saya sangat suka berkompetisi!!)" ungkap Paul.

Kini, babak baru telah dimulai bagi Paul. Meski sepatu basketnya telah digantung, ia menegaskan bahwa bola basket akan selamanya tertanam dalam DNA kehidupannya. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya