Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Australia Open 2026: Dominasi Alcaraz dan Sabalenka Belum Terbendung

Khoerun Nadif Rahmat
25/1/2026 14:49
Australia Open 2026: Dominasi Alcaraz dan Sabalenka Belum Terbendung
Ilustrasi(Dok ATP)

LANGKAH Carlos Alcaraz menuju gelar perdananya di Melbourne Park semakin tak terbendung. Petenis unggulan utama asal Spanyol tersebut sukses mengamankan tiket perempat final Australia Open 2026 setelah menyudahi perlawanan sengit wakil Amerika Serikat, Tommy Paul, dalam laga tiga set langsung 7-6 (8/6), 6-4, dan 7-5 di Rod Laver Arena, Minggu (25/1).

Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan kematangan mental Alcaraz, tetapi juga menyoroti evolusi teknik servisnya yang kini tampil lebih mematikan. Menariknya, perubahan gaya servis pemuda 22 tahun itu disebut-sebut menyerupai teknik sang legenda, Novak Djokovic.

"Djokovic bahkan mengirim pesan kepada saya dan berkata, 'Kamu harus membayar saya (atas ilmu servis ini),'" kata Alcaraz dikutip dari AFP.

Jika mampu mengangkat trofi di akhir turnamen, Alcaraz akan mencatatkan sejarah sebagai petenis putra termuda yang meraih Career Grand Slam.

Di babak delapan besar, Alcaraz tinggal menunggu pemenang antara jagoan tuan rumah Alex de Minaur atau petenis Kazakhstan Alexander Bublik.

Sementara itu, di blok putra lainnya, Daniil Medvedev bersiap melakoni laga berat melawan bintang muda AS, Learner Tien, demi memperebutkan tiket ke fase selanjutnya.

Dominasi serupa ditunjukkan unggulan utama sektor putri, Aryna Sabalenka. Sang juara bertahan melaju ke perempat final usai menaklukkan petenis muda Kanada, Victoria Mboko, dengan skor 6-1 dan 7-6 (7/1). 

Kemenangan itu sekaligus memperpanjang rekor impresif Sabalenka yang belum kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.

"Dia (Mboko) memberikan tekanan yang luar biasa dan bermain tenis dengan sangat hebat. Saya bahkan merasa masih seperti anak kecil di hadapannya," puji Sabalenka terhadap lawannya yang baru berusia 19 tahun tersebut.

Namun, ujian sesungguhnya bagi Sabalenka akan datang di babak perempat final. Ia dijadwalkan bertemu dengan sensasi baru tenis dunia, Iva Jovic. Petenis AS berusia 18 tahun itu tampil mengerikan setelah menghancurkan Yulia Putintseva 6-0 dan 6-1 hanya dalam waktu 53 menit.

Jovic mencetak sejarah sebagai petenis termuda yang mencapai perempat final Australia Open tanpa kehilangan satu set pun sejak Venus Williams melakukannya pada 1998. 

Duel antara kekuatan fisik Sabalenka dan momentum emas Jovic diprediksi akan menjadi salah satu laga paling panas di fase gugur tahun ini.

Di partai lain, persaingan sektor putri juga menyajikan laga menarik antara Coco Gauff melawan Karolina Muchova, serta Elina Svitolina yang akan meladeni tantangan petenis remaja Rusia, Mirra Andreeva. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya