Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk berduet dengan legenda tenis Serbia, Novak Djokovic, di nomor ganda campuran. Meski demikian, bintang asal Belarusia ini berseloroh bahwa dirinya masih menunggu "undangan resmi" dari sang peraih 24 gelar Grand Slam tersebut.
Kedekatan kedua bintang besar ini memang bukan rahasia lagi. Sabalenka dan Djokovic sebelumnya pernah berbagi lapangan dalam sebuah pertandingan amal di Rod Laver Arena menjelang Australia Terbuka 2024. Sejak saat itu, para penggemar tenis menantikan kapan keduanya akan tampil dalam kompetisi resmi.
Saat ditanya mengenai peluang mereka untuk kembali berpasangan, Sabalenka memberikan jawaban yang mengundang tawa media. Ia memberikan sinyal ajang AS Terbuka tahun ini bisa menjadi momentum yang tepat.
"Mungkin di AS Terbuka tahun ini. Maksud saya, saya masih menunggu," ujar Sabalenka sembari bercanda.
Petenis yang dikenal dengan pukulan bertenaga ini melanjutkan candaannya mengenai betapa ia menantikan pesan pribadi dari Djokovic.
"Saya masih menunggu pesan panjang darinya, tentang betapa dia ingin bermain dengan saya, bahwa saya adalah partner impiannya. Jadi saya masih menunggu pesan itu. Belum pernah saya dapatkan. Saya tidak tahu. Mungkin kami tidak akan bermain," tambahnya.
Persahabatan antara Sabalenka dan Djokovic semakin erat dalam setahun terakhir. Keduanya kerap terlihat berlatih bersama dan menghabiskan waktu secara sosial bersama pasangan masing-masing. Kedekatan ini memberikan dampak positif bagi karier Sabalenka di tur WTA.
Petenis berusia 27 tahun itu sebelumnya pernah memuji Djokovic sebagai sosok yang banyak membantunya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sabalenka mengaku sering meminta saran dan masukan dari Djokovic, terutama setelah ia menelan kekalahan pahit di dua laga final pada tahun lalu.
Bagi Sabalenka, Djokovic bukan hanya sekadar rekan sejawat, melainkan mentor yang memberikan perspektif baru dalam menghadapi tekanan di level tertinggi tenis dunia. Kini, publik tenis dunia pun tinggal menunggu apakah pesan "partner impian" tersebut akan benar-benar dikirimkan oleh sang legenda demi terciptanya duet maut di Flushing Meadows mendatang. (AFP/z-2)
Novak Djokovic dan Jannik Sinner tanpa kesulitan berarti melangkah ke babak ketiga Australia Terbuka 2026, Kamis (22/1).
DOMINASI para petenis unggulan masih belum tergoyahkan pada hari kelima gelaran Australia Terbuka 2026. Bintang Serbia, Novak Djokovic, melangkah mantap ke babak ketiga.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
Carlos Alcaraz berhasil melewati hadangan Tommy Paul untuk mencapai perempat final Australia Terbuka 2026.
Remaja AS Iva Jovic melaju ke perempat final Grand Slam perdana usai membantai Yulia Putintseva.
Pada pertandingan yang berlangsung di Melbourne Park, Jumat (23/1), Aldila/Olmos berhadapan dengan duet Cristina Bucsa (Spanyol)/Nicole Melichar-Martinez (AS).
Novak Djokovic dan Jannik Sinner tanpa kesulitan berarti melangkah ke babak ketiga Australia Terbuka 2026, Kamis (22/1).
DOMINASI para petenis unggulan masih belum tergoyahkan pada hari kelima gelaran Australia Terbuka 2026. Bintang Serbia, Novak Djokovic, melangkah mantap ke babak ketiga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved