Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Aryna Sabalenka Bercanda Tunggu Undangan Novak Djokovic untuk Main Ganda Campuran

Thalatie K Yani
25/1/2026 12:40
Aryna Sabalenka Bercanda Tunggu Undangan Novak Djokovic untuk Main Ganda Campuran
Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka ungkap keinginan main bareng Novak Djokovic. (Australia Open)

PETENIS nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk berduet dengan legenda tenis Serbia, Novak Djokovic, di nomor ganda campuran. Meski demikian, bintang asal Belarusia ini berseloroh bahwa dirinya masih menunggu "undangan resmi" dari sang peraih 24 gelar Grand Slam tersebut.

Kedekatan kedua bintang besar ini memang bukan rahasia lagi. Sabalenka dan Djokovic sebelumnya pernah berbagi lapangan dalam sebuah pertandingan amal di Rod Laver Arena menjelang Australia Terbuka 2024. Sejak saat itu, para penggemar tenis menantikan kapan keduanya akan tampil dalam kompetisi resmi.

Menunggu Pesan "Partner Impian"

Saat ditanya mengenai peluang mereka untuk kembali berpasangan, Sabalenka memberikan jawaban yang mengundang tawa media. Ia memberikan sinyal ajang AS Terbuka tahun ini bisa menjadi momentum yang tepat.

"Mungkin di AS Terbuka tahun ini. Maksud saya, saya masih menunggu," ujar Sabalenka sembari bercanda.

Petenis yang dikenal dengan pukulan bertenaga ini melanjutkan candaannya mengenai betapa ia menantikan pesan pribadi dari Djokovic.

"Saya masih menunggu pesan panjang darinya, tentang betapa dia ingin bermain dengan saya, bahwa saya adalah partner impiannya. Jadi saya masih menunggu pesan itu. Belum pernah saya dapatkan. Saya tidak tahu. Mungkin kami tidak akan bermain," tambahnya.

Hubungan Dekat di Luar Lapangan

Persahabatan antara Sabalenka dan Djokovic semakin erat dalam setahun terakhir. Keduanya kerap terlihat berlatih bersama dan menghabiskan waktu secara sosial bersama pasangan masing-masing. Kedekatan ini memberikan dampak positif bagi karier Sabalenka di tur WTA.

Petenis berusia 27 tahun itu sebelumnya pernah memuji Djokovic sebagai sosok yang banyak membantunya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sabalenka mengaku sering meminta saran dan masukan dari Djokovic, terutama setelah ia menelan kekalahan pahit di dua laga final pada tahun lalu.

Bagi Sabalenka, Djokovic bukan hanya sekadar rekan sejawat, melainkan mentor yang memberikan perspektif baru dalam menghadapi tekanan di level tertinggi tenis dunia. Kini, publik tenis dunia pun tinggal menunggu apakah pesan "partner impian" tersebut akan benar-benar dikirimkan oleh sang legenda demi terciptanya duet maut di Flushing Meadows mendatang. (AFP/z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya