Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Iva Jovic Cetak Sejarah Tercepat Menuju Perempat Final Australia Terbuka 2026

Thalatie K Yani
25/1/2026 12:33
Iva Jovic Cetak Sejarah Tercepat Menuju Perempat Final Australia Terbuka 2026
Remaja AS Iva Jovic melaju ke perempat final Grand Slam perdana usai membantai Yulia Putintseva. (AustraliaOpen)

PANGGUNG John Cain Arena menjadi saksi keganasan bintang muda Amerika Serikat, Iva Jovic, Minggu (25/1). Petenis berusia 18 tahun tersebut memastikan tiket perempat final Grand Slam perdananya di Australia Open 2026 setelah menumbangkan wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, dengan skor telak 6-0 dan 6-1.

Laga ini tercatat sebagai pertandingan tercepat di Australia Terbuka 2026 sejauh ini, di mana Jovic hanya membutuhkan waktu 53 menit untuk mengakhiri perlawanan lawannya.

Menapak Jejak Legenda

Keberhasilan Jovic menembus delapan besar tanpa kehilangan satu set pun menjadikannya pemain termuda yang meraih prestasi tersebut di Melbourne sejak Venus Williams pada 1998. Selain itu, ia juga menjadi pemain termuda sejak Maria Sharapova (2005) yang berhasil mencapai perempat final di tiga turnamen level WTA pertamanya dalam satu kalender tahun yang sama.

"Saya sangat senang bisa lolos. Jelas skornya menguntungkan, tapi tidak peduli bagaimana cara Anda menyelesaikannya. Saya hanya ingin menuntaskannya karena saya merasa jika membiarkan dia kembali, pertandingan akan menjadi pertarungan yang sengit," ujar Jovic usai laga.

Sentuhan Saran Novak Djokovic

Kekuatan forehand Jovic menjadi senjata utama dengan torehan 17 winner. Gaya agresifnya ini rupanya mendapat pengaruh dari para juara besar, termasuk sang pemilik 24 gelar Grand Slam, Novak Djokovic. Petenis legendaris itu secara khusus memberikan saran berharga kepada Jovic mengenai cara membuka lapangan untuk menciptakan ruang yang lebih luas.

Saran tersebut terbukti manjur. Poise atau ketenangan Jovic di garis belakang juga meningkatkan kualitas servisnya. Ia memenangkan 67 persen poin dari servis pertama, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan performanya tahun lalu saat ia tersingkir di babak pertama oleh Elena Rybakina.

Tantangan Berat Melawan Sang Unggulan Utama

Kini, Jovic mengantongi 11 kemenangan pertandingan sepanjang tahun ini, rekor terbanyak dibanding pemain mana pun di tur WTA. Namun, ujian sesungguhnya telah menanti di babak perempat final, di mana ia akan berhadapan dengan unggulan nomor satu sekaligus juara bertahan, Aryna Sabalenka.

Menghadapi tantangan besar tersebut, Jovic menunjukkan mentalitas yang luar biasa. Ia mengaku tidak merasa terbebani dan justru menganggapnya sebagai peluang emas.

"Saya akan mencoba fokus pada sisi lapangan saya. Jelas dia (Sabalenka) adalah nomor satu karena suatu alasan dan memiliki banyak kesuksesan di turnamen ini. Tapi itulah yang saya inginkan. Saya mengatakannya tahun lalu; saya berharap bisa melawannya tahun ini karena Anda pasti ingin melawan yang terbaik untuk melihat sejauh mana kemampuan Anda," pungkas Jovic. (Australia Open/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya