Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UNGGULAN utama sekaligus petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, terus menunjukkan dominasinya di Australia Terbuka 2026.
Petenis asal Belarusia tersebut sukses melangkah ke putaran ketiga setelah menundukkan petenis kualifikasi asal Tiongkok, Bai Zhuoxuan, di Rod Laver Arena, Rabu (21/1).
Sabalenka menang telak dengan skor 6-3 dan 6-1 dalam waktu 72 menit. Meski skor akhir terlihat mencolok, laga ini sempat diwarnai sedikit hambatan bagi Sabalenka di set pertama sebelum akhirnya ia mampu menguasai keadaan.
Awal laga sempat diprediksi akan berakhir sangat cepat ketika Sabalenka menyapu bersih sembilan poin pertama dan unggul 5-0 hanya dalam hitungan menit. Namun, Bai, petenis peringkat 702 dunia yang baru pertama kali tampil di panggung sebesar ini, mulai bangkit dan memberikan perlawanan mengejutkan.
Petenis Tiongkok berusia 23 tahun itu sempat mematahkan servis Sabalenka dan memperkecil ketertinggalan menjadi 5-3. Sabalenka bahkan menunjukkan sedikit rasa frustrasi setelah beberapa kali gagal mengonversi set point. Namun, pengalaman berbicara; jawara AS Terbuka 2021 itu akhirnya menutup set pertama pada kesempatan ketujuh.
"Lawan yang cukup alot," ujar Sabalenka dikutip dari AFP.
"Saya sangat senang bisa menutup set pertama. Itu memberi saya kepercayaan diri bahwa permainan dan fokus saya tetap terjaga."
Dominasi Sabalenka di Melbourne Park dalam beberapa tahun terakhir memang luar biasa. Sejak 2023, ia hampir tak terkalahkan di lapangan keras Melbourne, kecuali saat terjegal oleh Madison Keys di final tahun lalu.
Catatan impresif itu bahkan mulai membuat banyak pihak menyandingkan namanya dengan legenda tenis seperti Serena Williams dan Steffi Graf.
Menanggapi perbandingan tersebut, Sabalenka menyebutnya sebagai sesuatu yang "gila dan tidak nyata."
"Sejujurnya itu terdengar luar biasa. Saya tidak pernah menyangka akan dibandingkan dengan nama-nama besar itu, meskipun prestasi saya masih jauh dari mereka. Hal ini memotivasi saya untuk terus berada di jalur yang benar," ungkapnya.
Langkah Sabalenka untuk mengejar gelar Melbourne ketiga dalam empat tahun terakhir akan berlanjut di putaran ketiga. Ia dijadwalkan menghadapi petenis Austria kelahiran Rusia, Anastasia Potapova.
"Selangkah demi selangkah. Selalu ada celah kecil untuk terus berkembang," pungkas Sabalenka. (Ndf/I-1)
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Elena Rybakina sukses menyabet gelar Australian Open 2026 usai menumbangkan Aryna Sabalenka. Simak profil, biodata, dan rekam jejak sang 'Ice Queen' Kazakhstan di sini.
Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, akhirnya merengkuh takhta Australia Terbuka 2026 setelah menumbangkan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Final tunggal putri Australia Terbuka 2026 akan menyajikan duel sarat kekuatan ketika Aryna Sabalenka berhadapan dengan Elena Rybakina di Rod Laver Arena, Sabtu (31/1).
ELENA Rybakina memastikan tempat di final Australia Terbuka 2026 dan akan menghadapi Aryna Sabalenka setelah menyingkirkan Jessica Pegula 6-3, 7-6 (9/7).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved