Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Australia Terbuka 2026: Aryna Sabalenka Melaju Mulus ke Putaran Ketiga Usai Bungkam Bai Zhuoxuan

Khoerun Nadif Rahmat
21/1/2026 13:19
Australia Terbuka 2026: Aryna Sabalenka  Melaju Mulus ke Putaran Ketiga Usai Bungkam Bai Zhuoxuan
UNGGULAN utama sekaligus petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka.(Xinhua)

UNGGULAN utama sekaligus petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, terus menunjukkan dominasinya di Australia Terbuka 2026. 

Petenis asal Belarusia tersebut sukses melangkah ke putaran ketiga setelah menundukkan petenis kualifikasi asal Tiongkok, Bai Zhuoxuan, di Rod Laver Arena, Rabu (21/1).

Sabalenka menang telak dengan skor 6-3 dan 6-1 dalam waktu 72 menit. Meski skor akhir terlihat mencolok, laga ini sempat diwarnai sedikit hambatan bagi Sabalenka di set pertama sebelum akhirnya ia mampu menguasai keadaan.

Awal laga sempat diprediksi akan berakhir sangat cepat ketika Sabalenka menyapu bersih sembilan poin pertama dan unggul 5-0 hanya dalam hitungan menit. Namun, Bai, petenis peringkat 702 dunia yang baru pertama kali tampil di panggung sebesar ini, mulai bangkit dan memberikan perlawanan mengejutkan.

Petenis Tiongkok berusia 23 tahun itu sempat mematahkan servis Sabalenka dan memperkecil ketertinggalan menjadi 5-3. Sabalenka bahkan menunjukkan sedikit rasa frustrasi setelah beberapa kali gagal mengonversi set point. Namun, pengalaman berbicara; jawara AS Terbuka 2021 itu akhirnya menutup set pertama pada kesempatan ketujuh.

"Lawan yang cukup alot," ujar Sabalenka dikutip dari AFP.

"Saya sangat senang bisa menutup set pertama. Itu memberi saya kepercayaan diri bahwa permainan dan fokus saya tetap terjaga."

Dominasi Sabalenka di Melbourne Park dalam beberapa tahun terakhir memang luar biasa. Sejak 2023, ia hampir tak terkalahkan di lapangan keras Melbourne, kecuali saat terjegal oleh Madison Keys di final tahun lalu. 

Catatan impresif itu bahkan mulai membuat banyak pihak menyandingkan namanya dengan legenda tenis seperti Serena Williams dan Steffi Graf.

Menanggapi perbandingan tersebut, Sabalenka menyebutnya sebagai sesuatu yang "gila dan tidak nyata."

"Sejujurnya itu terdengar luar biasa. Saya tidak pernah menyangka akan dibandingkan dengan nama-nama besar itu, meskipun prestasi saya masih jauh dari mereka. Hal ini memotivasi saya untuk terus berada di jalur yang benar," ungkapnya.

Langkah Sabalenka untuk mengejar gelar Melbourne ketiga dalam empat tahun terakhir akan berlanjut di putaran ketiga. Ia dijadwalkan menghadapi petenis Austria kelahiran Rusia, Anastasia Potapova.

"Selangkah demi selangkah. Selalu ada celah kecil untuk terus berkembang," pungkas Sabalenka. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya