Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Comeback Dramatis, Naomi Osaka Singkirkan Antonia Ruzic di Babak Pembuka Australia Terbuka

Basuki Eka Purnama
21/1/2026 04:06
Comeback Dramatis, Naomi Osaka Singkirkan Antonia Ruzic di Babak Pembuka Australia Terbuka
Petenis Jepang Naomi Osaka(AFP/IZHAR KHAN )

UNGGULAN ke-16, Naomi Osaka, harus bekerja ekstra keras untuk melewati rintangan pertamanya di Australia Terbuka tahun ini. Menghadapi petenis muda Kroasia, Antonia Ruzic, Osaka membutuhkan waktu 2 jam 22 menit untuk mengamankan kemenangan lewat laga tiga set, 6-3, 3-6, dan 6-4.

Pertandingan yang berlangsung di Melbourne Park ini menjadi panggung pembuktian mental bagi Osaka. Meski sempat kehilangan kendali di set kedua dan tertinggal di awal set penentu, juara Grand Slam empat kali ini berhasil menunjukkan kelasnya di momen-momen krusial.

"Saya rasa level permainan saya cukup bagus," ujar Osaka usai pertandingan, sebagaimana dikutip dari WTA.

Perlawanan Sengit Sang Debutan

Antonia Ruzic,, yang baru saja mencatatkan debut di Australia Terbuka setelah mencapai semifinal WTA pertamanya di Hobart, pekan lalu, tampil tanpa rasa gentar. 

Meski Osaka menarik perhatian publik lewat busana ikoniknya yang memadukan kerudung, ekor gaun, dan hiasan kupu-kupu, Ruzic memberikan perlawanan yang sangat solid dari garis belakang.

Dominasi Osaka terlihat di awal laga dengan menyapu bersih tiga gim pertama. Namun, Ruzic perlahan mulai menemukan ritme permainannya. Petenis Kroasia tersebut bahkan sempat membalikkan keadaan di set penentu dari defisit 0-2 menjadi unggul 4-3, setelah pukulan backhand Osaka meleset.

Perubahan Strategi di Menit Terakhir

Menghadapi situasi terdesak, Osaka dipaksa meningkatkan intensitas permainannya. Sadar bahwa backhand Ruzic sangat berbahaya, Osaka secara cerdas mengubah taktik dengan lebih banyak mengarahkan bola ke sisi forehand lawan.

"Saya mencoba sedikit mengubah strategi. Saya tahu dia memiliki pukulan backhand yang sangat bagus. Saya mencoba lebih banyak memukul ke arah forehand-nya," ungkap Osaka. "Saya mencoba bermain sedikit lebih solid, lalu berakselerasi ketika saya bisa."

Perubahan ini membuahkan hasil instan. Osaka memenangi 12 dari 15 poin terakhir pertandingan. Saat kedudukan imbang 4-4 di set ketiga, Osaka melepaskan empat servis tak terbalas, termasuk dua ace bersih yang melumpuhkan perlawanan Ruzic.

Statistik mencatat bahwa Osaka sangat dominan dalam reli-reli pendek (di bawah empat pukulan) dengan mengoleksi 62 poin. 

Sebaliknya, Ruzic sempat unggul tipis dalam reli panjang (di atas lima pukulan) dengan 45 poin. Namun, kesalahan sendiri (unforced errors) dari sisi forehand di gim terakhir akhirnya menghentikan langkah Ruzic.

Pelajaran Menuju Putaran Kedua

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Osaka untuk mengevaluasi performanya di turnamen ini. Ia mengakui bahwa tekanan dari lawan memberikan pelajaran penting bagi permainannya ke depan.

"Sejujurnya, cukup menyenangkan untuk saling bertukar pukulan backhand. Orang terakhir yang saya lawan memiliki backhand yang sangat bagus mengalahkan saya. Saya harap saya juga belajar dari pertandingan ini," tutupnya.

Di babak kedua, Naomi Osaka dijadwalkan akan menghadapi Sorana Cirstea. Cirstea sendiri melaju ke babak berikutnya setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan Eva Lys dengan skor 3-6, 6-4, dan 6-3. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya