Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, melaju ke perempat final Australia Terbuka 2025 setelah menundukkan pasangan Jepang, Nanako Hara/Riko Kiyose, 21–11, 12–21, 21–10 di Quaycenter, Sydney, Kamis (20/11).
Fadia menilai penurunan pada gim kedua terjadi karena kurang fokus. "Di gim kedua kami terlalu santai, keasyikan untuk bertahan tapi kami tidak dapat poin akhirnya jadi mati-mati sendiri," ujarnya.
Sementara itu, Apriyani menyebut pola serang balik menjadi kunci kemenangan. "Di gim pertama dan ketiga kami bisa bermain dengan defense balik serang, mainnya tidak satu-satu," katanya.
Menghadapi laga berikutnya, Apri menegaskan mereka ingin tampil tanpa tekanan. "Yang pasti kami mau menampilkan yang terbaik dulu di diri kami, tidak mau terbebani, kami mau enjoy setiap pertandingan," pungkasnya. (I-3)
GANDA putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, membuka langkah di Kumamoto Masters 2025 dengan kemenangan meyakinkan.
Zaki Ubaidillah (tunggal putra) dan Apriyani/Fadia (ganda putri) raih gelar juara. Kemenangan Raymond/Nikolaus lengkapi dominasi Indonesia Master II 2025.
Dari nomor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dipaksa mengakui keunggulan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah Baek Ha Na/Lee So Hee dan terhenti di babak 16 besar Korea Open 2025.
Di babak kedua, Apri/Fadia akan menghadapi unggulan tuan rumah, Lee So Hee/Baek Ha Na.
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved