Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, membuka kiprah di Korea Terbuka 2025 dengan kemenangan meyakinkan. Bertanding di Suwon Gymnasium, Selasa (23/9), Apri/Fadia menyingkirkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor 21-18, 21-6.
Bagi Apriyani, laga perdana ini menjadi ajang mengembalikan ritme permainan setelah jeda turnamen. “Hari ini kami mencoba mengembalikan hawa pertandingan supaya kami lebih siap dengan pola yang mau dimainkan,” ucap Apriyani dalam keterangannya.
Di babak kedua, Apri/Fadia akan menghadapi unggulan tuan rumah, Lee So Hee/Baek Ha Na. Apriyani menegaskan kesiapan menghadapi laga berat tersebut. “Lusa kami melawan Lee So Hee/Baek Ha Na, andalan tuan rumah. Kami harus siap capek, fisik maupun mental. Itu yang harus disiapkan. Konsistensi permainan juga harus diperlihatkan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, rekor pertemuan dengan pasangan Korea Selatan itu bisa menjadi bekal penting. “Kami sudah beberapa kali bertemu mereka dan pernah menang. Pengalaman itu yang akan jadi modal kami,” ujarnya.
Sementara itu, Fadia menilai lawan sempat memberi perlawanan di awal pertandingan. “Di gim pertama kami masih coba ‘ngenakin’ pukulan tapi memang pasangan Hong Kong ketika dikasih angin bisa lumayan meladeni kami. Di gim kedua kami langsung menekan dan tidak mengendurkan lagi serangan,” jelasnya.
Fadia juga menyebut persiapan menuju turnamen ini berjalan baik. “Seminggu kemarin persiapan kami cukup bagus. Kami beberapa kali melakukan sparring dengan ganda putra dan ganda campuran pratama di pelatnas,” katanya. (I-3)
Amri/Nita tampil impresif di BWF Super 500 Korea Terbuka 2025 dengan mencapai semifinal sebelum kalah dari wakil Tiongkok Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dengan skor 20-22 dan 12-21.
Jonatan Christie menjadi juara Korea Terbuka usai mengalahkan pemain Denmark, Anders Antonesen, dengan 21-10, 15-21, dan 21-17 pada final di Suwon Gymnasium, Suwon, Minggu (28/9).
Bagi Jonatan, gelar ini terasa istimewa setelah ia sempat bergulat dengan cedera.
Jonatan berhasil meraih gelar pertamanya pada tahun ini.
Amri sendiri menekankan bahwa tampil di level tinggi menuntut fokus penuh sepanjang pertandingan.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie memastikan satu tempat di final tunggal putra Korea Terbuka 2025.
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved