Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Janice Tjen Bergabung dengan Agensi IMG Tennis

Basuki Eka Purnama
18/11/2025 04:25
Janice Tjen Bergabung dengan Agensi IMG Tennis
Petenis Indonesia Janice Tjen(AFP/Matthew Stockman/Getty Images)

PETENIS Indonesia Janice Tjen resmi bergabung dengan IMG Tennis, agensi olahraga internasional yang juga menaungi sejumlah atlet elite dunia, termasuk Carlos Alcaraz.

Janice menyatakan kehadiran IMG akan berperan sebagai agen representasi, khususnya dalam pengembangan kerja sama komersial.

"Agen aku sebagai representasi aku, dan mereka itu akan membantu di bagian mencari sponsorship untuk ke depannya," kata Janice, dikutip Selasa (18/11).

Janice menegaskan bahwa IMG tidak memiliki intervensi dalam keputusan teknis maupun penyusunan kalender kompetisi.

"IMG tidak akan ikut campur dengan urusan tenis aku. Mereka memang cuma jadi agen representasi aku aja," ujar petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu.

Janice memastikan tetap bekerja sama dengan pelatih pribadi, Chris Bint. Mengenai keputusan bermain di nomor tunggal, ganda, atau keduanya, Janice menyebut hal itu akan diputuskan bersama pelatih.

"Aku lebih diskusi sama pelatih, karena di single aku juga maju volley dan itu membantu development aku. Main ganda aku juga enjoy, apalagi sama Kak Aldila," ujar Janice.

Petenis yang saat ini menempati peringkat ke-53 dunia itu juga membuka peluang kembali berpasangan dengan Aldila Sutjiadi di nomor ganda.

Namun, menurut dia, hal itu juga tergantung pada acceptance list dan ranking mereka berdua.

Terkait rencana turnamen awal musim, Janice menyebut pihaknya masih mematangkan jadwal bersama tim.

"Kemungkinan besar bakal mulai dari Auckland, New Zealand, tapi masih diskusi juga antara Brisbane atau Auckland," kata Janice.

Janice bergabung dengan IMG Tennis setelah berhasil mencetak sejarah dengan meraih gelar tunggal WTA 250 Chennai Terbuka di India, awal bulan ini.

Kemenangan tersebut mengakhiri puasa gelar WTA Indonesia. Petenis Indonesia terakhir yang memenangi gelar tunggal putri WTA adalah Angelique Widjaja, yang meraih gelar kedua sekaligus terakhirnya di turnamen tingkat tur di Pattaya City pada 2002.

Di ajang tersebut Janice juga meraih gelar ganda bersama petenis Indonesia Aldila Sutjiadi. Berkat gelar ganda di India tersebut, peringkat ganda Janice juga melesat naik 18 strip ke peringkat 85 dunia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik