Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Indonesia Janice Tjen resmi bergabung dengan IMG Tennis, agensi olahraga internasional yang juga menaungi sejumlah atlet elite dunia, termasuk Carlos Alcaraz.
Janice menyatakan kehadiran IMG akan berperan sebagai agen representasi, khususnya dalam pengembangan kerja sama komersial.
"Agen aku sebagai representasi aku, dan mereka itu akan membantu di bagian mencari sponsorship untuk ke depannya," kata Janice, dikutip Selasa (18/11).
Janice menegaskan bahwa IMG tidak memiliki intervensi dalam keputusan teknis maupun penyusunan kalender kompetisi.
"IMG tidak akan ikut campur dengan urusan tenis aku. Mereka memang cuma jadi agen representasi aku aja," ujar petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu.
Janice memastikan tetap bekerja sama dengan pelatih pribadi, Chris Bint. Mengenai keputusan bermain di nomor tunggal, ganda, atau keduanya, Janice menyebut hal itu akan diputuskan bersama pelatih.
"Aku lebih diskusi sama pelatih, karena di single aku juga maju volley dan itu membantu development aku. Main ganda aku juga enjoy, apalagi sama Kak Aldila," ujar Janice.
Petenis yang saat ini menempati peringkat ke-53 dunia itu juga membuka peluang kembali berpasangan dengan Aldila Sutjiadi di nomor ganda.
Namun, menurut dia, hal itu juga tergantung pada acceptance list dan ranking mereka berdua.
Terkait rencana turnamen awal musim, Janice menyebut pihaknya masih mematangkan jadwal bersama tim.
"Kemungkinan besar bakal mulai dari Auckland, New Zealand, tapi masih diskusi juga antara Brisbane atau Auckland," kata Janice.
Janice bergabung dengan IMG Tennis setelah berhasil mencetak sejarah dengan meraih gelar tunggal WTA 250 Chennai Terbuka di India, awal bulan ini.
Kemenangan tersebut mengakhiri puasa gelar WTA Indonesia. Petenis Indonesia terakhir yang memenangi gelar tunggal putri WTA adalah Angelique Widjaja, yang meraih gelar kedua sekaligus terakhirnya di turnamen tingkat tur di Pattaya City pada 2002.
Di ajang tersebut Janice juga meraih gelar ganda bersama petenis Indonesia Aldila Sutjiadi. Berkat gelar ganda di India tersebut, peringkat ganda Janice juga melesat naik 18 strip ke peringkat 85 dunia. (Ant/Z-1)
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan berduet dengan petenis asal Estonia, Ingrid Neel, yang kebetulan juga tengah mencari rekan duet untuk turnamen level WTA 1000 ini.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Sebelum didera masalah lengan kanan, Lorenzo Musetti sempat mengalami cedera paha kanan atas yang cukup menyakitkan di Australia Terbuka pada Januari lalu.
Keputusan Coco Gauff untuk tetap tampil di Miami Terbuka diambil setelah ia terpaksa mundur di babak keempat Indian Wells saat melawan Alex Eala akibat cedera lengan kiri.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Janice Tjen berpotensi tantang peringkat 3 dunia Elena Rybakina di Miami Open 2026. Mampukah bintang tenis Indonesia ini lewati adangan Putintseva? Cek infonya
Nama petenis kelahiran Jakarta tersebut tercantum dalam daftar peserta yang dirilis oleh WTA. Janice termasuk dalam 44 petenis.
Menghadapi unggulan ketujuh, pasangan Cristina Bucsa (Spanyol) dan Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat), duet Janice/Chan dipaksa menyerah lewat drama super tie-break.
LANGKAH petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, harus terhenti lebih awal di turnamen WTA 1000 Indian Wells 2026 setelah menderita kekalahan dramatis dalam pertarungan tiga set
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, memilih menatap ajang Indian Wells 2026 dengan pendekatan realistis. Ia tidak memasang target khusus, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved