Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORLANDO Magic kembali menghadapi masalah lama mereka: tembakan tiga angka yang buruk. Meski melakukan beberapa perubahan di offseason, termasuk tambahan pemain baru, masalah itu belum membaik. Dalam pertandingan Sabtu lalu melawan Chicago Bulls, Magic hanya berhasil memasukkan tiga dari 24 tembakan tiga angka (12,5%), berujung pada kekalahan 110-98 di Kia Center.
Pelatih kepala Jamahl Mosley mengakui kesulitan timnya. “Ini liga make or miss. Saya pikir kami mendapat peluang bagus, tapi harusnya bisa dimanfaatkan. Chicago bermain agresif, tapi tidak ada alasan untuk gagal menembak. Kami harus menyerang keranjang dengan kekuatan dan keyakinan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Magic baru mencetak 24 dari 85 percobaan tiga angka (28,2 persen) musim ini. Selain masalah tembakan, turnover menjadi kendala besar. Pada pertandingan melawan Bulls, mereka melakukan 20 turnover yang menghasilkan 24 poin bagi lawan.
“Ini masih awal musim, terlalu dini untuk panik,” kata Anthony Black. “Kami bermain lebih cepat, jadi wajar ada turnover. Tapi kami harus membuat keputusan lebih cepat dan menjaga bola.”
Di sisi positif, Paolo Banchero memimpin Magic dengan 24 poin dan 10 rebound, sebagian besar dari garis lemparan bebas (9 dari 11). Namun, dari lapangan, ia hanya berhasil mencetak tujuh dari 21 tembakan, termasuk 1 dari 4 dari jarak tiga angka. Anthony Black menyumbang 19 poin, Franz Wagner 17 poin, dan Desmond Bane 14 poin.
Bane, yang memiliki persentase tembakan tiga angka karier 41 persen, belum mendapat banyak kesempatan catch-and-shoot, empat tembakan tiga angka yang berhasil dicetaknya sejauh ini semuanya dari dribel. Tyus Jones, yang rata-rata 41,4 persen dari tiga angka dalam dua musim terakhir, memulai tahun ini dengan 0 dari 7 tembakan tiga angka.
Bagi Bulls, Josh Giddey mencetak 21 poin, memimpin tujuh pemain Chicago yang mencetak angka dua digit, sementara Jalen Smith menyumbang 16 poin dan mantan pemain Magic Nikola Vucevic menambah 15 poin. Bulls unggul sembilan poin di kuarter keempat.
Beberapa pemain absen karena cedera, termasuk Coby White (betis) dan Zach Collins (pergelangan tangan) untuk Bulls, serta Jalen Suggs (manajemen cedera) dan Moe Wagner (lutut) untuk Magic. Jones memulai menggantikan Suggs.
Magic kini akan memulai perjalanan lima pertandingan tandang, dimulai dengan melawan Philadelphia 76ers pada Senin malam. Mosley melihat sisi positif dari perjalanan ini: “Ini mempererat kekompakan tim. Makan bersama, tinggal di hotel, itu penting. Bisa bersatu di lapangan lawan akan sangat membantu.” (NBA/Z-2)
Charlotte Hornets mendapatkan Tyus Jones beserta dua hak pilih draft putaran kedua. Sebagai kompensasinya, Orlando Magic menerima sejumlah uang tunai.
Cedera tersebut menjadi pukulan bagi Magic, mengingat Paolo Banchero merupakan pencetak angka terbanyak bagi tim sejauh musim ini, dengan rata-rata 23,3 poin per laga (ppg).
Desmond Bane menjadi pahlawan bagi Orlando Magic setelah mencetak tembakan tiga angka di detik terakhir saat menang 115-112 atas Portland Trail Blazers.
Tyrese Maxey tampil luar biasa dengan mencetak 43 poin di laga kontra Orlando Magic untuk membawa Philadelphia 76ers mengukir rekor pertandingan 3-0 di awal musim NBA.
Paolo Banchero dan Franz Wagner menjadi bintang kemenangan Orlando Magic atas Miami Heat, dengan masing-masing mencetak 24 poin.
Tyrese Maxey mencapai tonggak sejarah ini di pertengahan musim keenamnya bersama Philadelphia 76ers dengan total koleksi 887 tripoin.
Kevin Durant, yang telah mengoleksi empat medali emas Olimpiade, mengaku telah mengomunikasikan niatnya secara langsung kepada Managing Director USA Basketball, Grant Hill.
Jalen Johnson, yang musim ini mencatatkan penampilan terbaik dalam kariernya dan sukses terpilih sebagai All-Star untuk pertama kalinya, hanya sempat bermain selama lima setengah menit.
CLEVELAND Cavaliers kembali ke jalur kemenangan dengan performa meyakinkan saat mengandaskan New York Knicks.
Dalam perbincangannya bersama rapper T.I., Iverson menceritakan satu momen yang menurutnya menggambarkan kebiasaan tersebut.
Pencapaian ini diraih atlet basket itu tepat pada penampilannya yang ke-1600 di musim reguler. Ia kini semakin jauh meninggalkan para legenda basket lainnya dalam daftar skor sepanjang masa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved