Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
HARAPAN Los Angeles Clippers untuk terus mematangkan talenta muda mereka, Yanic Konan Niederhauser, harus terbentur kenyataan pahit. Center menjanjikan asal Swiss tersebut dipastikan harus mengakhiri perjalanan di musim NBA 2025/2026 lebih awal akibat cedera serius pada kaki kanannya.
Berdasarkan laporan resmi dari laman NBA, dikutip Senin (9/3) WIB, Niederhauser didiagnosa mengalami cedera Lisfranc.
Cedera ini melibatkan robekan ligamen atau kerusakan tulang di bagian tengah kaki, sebuah area krusial yang menopang struktur lengkungan kaki.
Mengingat tingkat keparahannya, tim medis Clippers mengonfirmasi bahwa sang pemain harus menjalani prosedur operasi dalam waktu dekat.
Momen nahas ini terjadi tepat setelah Clippers memetik kemenangan meyakinkan atas Indiana Pacers dengan skor 130-107. Ironisnya, cedera ini datang di saat Niederhauser tengah berada dalam grafik performa terbaiknya sejak menginjakkan kaki di NBA.
Pemain yang dipilih pada urutan ke-30 dalam NBA Draft tahun lalu ini memulai perjalanannya dengan sabar. Ia sempat menghabiskan waktu di liga pengembangan (G League) untuk mengasah kemampuan sebelum akhirnya dipromosikan ke tim utama.
Kepercayaan pelatih terhadapnya meningkat drastis setelah manajemen Clippers memutuskan untuk menukar center utama mereka, Ivica Zubac, pada bulan lalu.
Kepergian Zubac membuka jalan bagi Niederhauser untuk masuk ke dalam skema rotasi reguler. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan tampil impresif sebagai pelapis di posisi center.
Secara keseluruhan, dalam 41 pertandingan yang telah dilakoni musim ini, Niederhauser membukukan rata-rata 4,3 poin per laga (ppg) dan 2,9 rebound per laga (rpg). Namun, jika menilik statistik dalam lima pertandingan terakhirnya, lonjakan performanya terlihat sangat nyata.
Dalam periode singkat sebelum cedera tersebut, ia mencatatkan rata-rata:
Angka-angka tersebut menunjukkan betapa efisiennya Niederhauser saat diberikan menit bermain yang lebih banyak.
Dengan absennya sang rookie, Clippers kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga kedalaman skuat di area bawah ring.
Fokus utama tim kini beralih pada proses pemulihan jangka panjang agar Niederhauser dapat kembali memperkuat barisan frontcourt Clippers pada musim mendatang. (Ant/Z-1)
Musim ini, Ivica Zubac membukukan 14,4 poin per laga (ppg) dan 11 rebound per laga (rpg) dengan akurasi tembakan mencapai 61,3%.
James Harden resmi menggeser Shaquille O'Neal untuk menempati peringkat ke-9 daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa NBA.
Mengawali malam di urutan ke-11, James Harden membutuhkan hanya beberapa poin untuk melampaui total poin Carmelo Anthony (28.289 poin).
Bradley Beal diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan enam hingga sembilan bulan, sehingga tidak akan mengikuti musim reguler maupun fase playoff.
Pebasket Phoenix Suns Jalen Green mengalami cedera hamstring di kaki kanannya sehingga hanya bermain selama tujuh menit di laga NBA kontra Los Angeles Clippers.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved