Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBALAP McLaren Lando Norris tampil gemilang pada sesi kualifikasi Grand Prix Meksiko 2025. Ia merebut pole position setelah unggul lebih dari dua persepuluh detik atas pebalap Ferrari Charles Leclerc.
Hasil ini menjadi pole pertama Norris sejak Grand Prix Belgia pada Juli lalu. Sepanjang sesi kualifikasi berdurasi satu jam di Autódromo Hermanos Rodríguez, Norris tampak sangat percaya diri dan konsisten.
“Saya senang bisa kembali meraih pole. Rasanya sudah cukup lama,” ujar Norris usai sesi kualifikasi. “Lap-nya? Saya tidak tahu, rasanya cukup baik, tapi ketika melintasi garis dan melihat waktu 1 menit 15,5 detik, saya cukup terkejut. Saya merasa nyaman sepanjang akhir pekan, terutama sejak FP3 hingga Q3. Saya sempat khawatir dengan Ferrari, tapi akhirnya berhasil saat dibutuhkan.”
Meski akan memulai dari posisi terdepan, Norris menyadari tantangan besar menanti di lintasan lurus menuju tikungan pertama, bagian dengan jarak start terpanjang di musim ini. Kondisi tersebut memberi peluang bagi para pebalap di belakang untuk memanfaatkan slipstream dan menyalip di zona pengereman.
Ketika ditanya apakah ia akan memikirkan strategi start sepanjang malam, Norris menjawab santai. “Tidak banyak. Belakangan saya memang kurang tidur, mungkin itu justru kuncinya. Saya pernah menjalani beberapa balapan bagus di sini, jadi saya akan fokus pada hal yang bisa saya kendalikan.”
Sementara Norris tampil dominan, rekan setimnya sekaligus pemimpin klasemen Oscar Piastri hanya mampu mencatat waktu untuk start di posisi kedelapan, yang akan naik menjadi ketujuh karena penalti grid Carlos Sainz.
Dengan selisih 14 poin di belakang Piastri dan 26 poin di depan Max Verstappen yang akan memulai dari posisi kelima. Balapan di Meksiko menjadi kesempatan penting bagi Norris untuk memperkecil jarak dalam perebutan gelar juara dunia.
“Saya datang ke sini untuk menang,” tegas Norris. “Saya tahu akan ada pembalap cepat di belakang, dan lintasan ke Tikungan 1 cukup panjang. Ferrari biasanya punya kecepatan balapan yang kuat, jadi saya tahu ini tidak akan mudah. Fokus ke depan, dan kita lihat seberapa besar saya bisa menang.” (Formula 1/Z-2)
Kesempatan ini menjadi penampilan ketiga Crawford bersama Aston Martin, setelah sebelumnya ia sempat turun pada sesi FP1 di GP Meksiko dan Abu Dhabi musim lalu.
Pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli memenangi F1 GP Tiongkok 2026. Dominasi Mercedes dipertegas George Russell di posisi kedua, sementara Lewis Hamilton podium.
Formula 1 resmi membatalkan balapan di Bahrain dan Arab Saudi yang dijadwalkan April 2026. Keamanan menjadi prioritas utama di tengah situasi Timur Tengah yang memanas.
Dua pembalap Ferrari, yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, akan memulai balapan dari baris kedua setelah menempati posisi ketiga dan keempat.
George Russell mengamankan pole position untuk Sprint Race Formula 1 Chinese Grand Prix setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi di Shanghai.
KONFLIK di Timur tengah mengancam agenda Formula 1 dan Grand Prix atau GP Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi yang sebelumnya akan diumumkan pada akhir pekan ini.
Oscar Piastri tampil kurang menjanjikan di GP Meksiko setelah hanya finis di urutan kelima atau di belakang Lando Norris, Charles Leclerc, Max Verstappen, dan Ollie Bearman.
Pembalap McLaren Lando Norris, yang mengawali balapan dari posisi pole, finis pertama di GP Meksiko setelah unggul 30.324 detik dari posisi kedua pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Lewis Hamilton menilai posisi ketiga di kualifikasi GP Meksiko 2025 adalah tempat ideal untuk memperebutkan kemenangan.
Oscar Piastri mengaku frustrasi usai hanya menempati posisi kedelapan pada sesi kualifikasi GP Meksiko 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved