Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBALAP Red Bull Max Verstappen mengakui akan menghadapi balapan yang “sulit” di Grand Prix Meksiko 2025. Hal itu setelah hanya mampu mencatat posisi kelima pada sesi kualifikasi di Sirkuit Autódromo Hermanos Rodríguez.
Verstappen, yang sebelumnya sempat mencatat waktu tercepat pada sesi latihan bebas kedua hari Jumat, mengungkapkan mobilnya kehilangan kecepatan dalam simulasi jarak panjang. Ia bahkan menyebut performa Red Bull di luar kecepatan satu putaran sebagai “cukup buruk”.
Mobil RB21 miliknya juga terlihat sulit dikendalikan sepanjang akhir pekan. Dalam sesi kualifikasi, Verstappen hanya mampu mencatat waktu 1 menit 16,070 detik, tertinggal hampir setengah detik dari Lando Norris yang merebut pole position.
“Kami sudah mencoba banyak hal,” ujar Verstappen usai sesi kualifikasi. “Bahkan saat masuk ke sesi kualifikasi, saya rasa kami melakukan sedikit kesalahan di beberapa area lintasan. Cukup lihat saja dari rekaman onboard, mobil sangat sulit dikendalikan. Sepanjang akhir pekan kami tidak bisa menemukan grip yang cukup, dan itu harus kami pahami. Ketika mobil tidak punya grip, kamu akan banyak meluncur, dan di trek seperti ini hal itu tidak bisa dibiarkan.”
Ketika ditanya apakah tim melakukan perubahan besar setelah sesi Jumat, juara dunia tiga kali itu menjawab, “Kami melakukan perubahan yang cukup besar untuk bisa melihat perbedaan. Biasanya, perubahan itu langsung terlihat hasilnya, tapi sepanjang akhir pekan ini semuanya terasa sulit.”
Dengan catatan kecepatan yang kurang konsisten, Verstappen memperkirakan balapan hari Minggu tidak akan mudah. Ia akan start di belakang Norris (McLaren), duet Ferrari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, serta pebalap Mercedes George Russell.
“Balapan nanti akan sulit,” katanya. “Suhu akan panas, ban akan cepat aus, dan kami butuh keseimbangan yang bagus, sayangnya, saya rasa kami belum menemukannya. Saya tidak terlalu berharap bisa bersaing dengan para pebalap di depan karena mereka jauh lebih cepat. Mungkin saya akan fokus pada pertarungan dengan mobil-mobil di sekitar saya.”
Dengan start dari baris ketiga, Verstappen akan berupaya memaksimalkan peluang di lintasan yang terkenal menuntut strategi ban dan efisiensi energi, sembari berusaha mempertahankan posisinya dalam klasemen sementara Formula 1 2025. (formula 1/Z-2)
Oscar Piastri tampil kurang menjanjikan di GP Meksiko setelah hanya finis di urutan kelima atau di belakang Lando Norris, Charles Leclerc, Max Verstappen, dan Ollie Bearman.
Pembalap McLaren Lando Norris, yang mengawali balapan dari posisi pole, finis pertama di GP Meksiko setelah unggul 30.324 detik dari posisi kedua pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Lewis Hamilton menilai posisi ketiga di kualifikasi GP Meksiko 2025 adalah tempat ideal untuk memperebutkan kemenangan.
Oscar Piastri mengaku frustrasi usai hanya menempati posisi kedelapan pada sesi kualifikasi GP Meksiko 2025.
Pebalap McLaren, Lando Norris, meraih pole position di GP Meksiko 2025 setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi. Norris mengaku tak menganggap balapan akan mudah.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Audi masuk ke Formula 1 untuk pertama kalinya setelah mengambil alih tim Sauber yang berbasis di Swiss, dengan ambisi yang tidak main-main: mendominasi sejarah olahraga ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved