Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBALAP McLaren, Oscar Piastri, mengaku kecewa dengan hasil kualifikasi Grand Prix Meksiko 2025 setelah hanya mampu finis di posisi kedelapan. Piastri menilai performanya tidak sesuai dengan ekspektasi, terutama setelah gagal menyaingi kecepatan rekan setimnya, Lando Norris, yang berhasil merebut pole position.
Dalam sesi kualifikasi di Autódromo Hermanos Rodríguez, Piastri tertinggal hampir delapan persepuluh detik dari Norris. Meski begitu, pebalap asal Australia itu akan naik satu posisi ke start ketujuh karena Carlos Sainz dari Williams mendapat penalti lima posisi grid.
“Itu sesi yang sulit,” kata Piastri setelah kualifikasi. “Rasanya beberapa lap saya sudah cukup baik, tapi hasil waktunya tidak seperti yang saya harapkan. Ada beberapa hal yang harus kami pahami, tapi jelas ini sesi yang membuat frustrasi.”
Piastri sempat menimbulkan kekhawatiran di Q2 ketika melaporkan ada “sesuatu yang aneh” di Tikungan 5 melalui radio tim, yang memunculkan dugaan masalah pada unit tenaga (PU) mobil MCL39 miliknya. Namun, ia kemudian memastikan tidak ada kerusakan serius.
“PU-nya baik-baik saja,” jelas Piastri. “Hanya ada sedikit kehilangan tenaga di salah satu tikungan, tapi tidak ada masalah besar yang berlanjut.”
Juara klasemen sementara itu juga menjelaskan kendala utamanya bukan pada mobil, melainkan pada kecepatan lap yang tak kunjung sesuai target. “Yang hilang adalah waktu putaran. Semuanya terasa normal. Mobil memang tidak akan pernah terasa luar biasa di sini karena ketinggian, tapi secara keseluruhan tidak ada yang salah, hanya waktunya saja yang tidak ada.”
Menatap balapan utama pada Minggu (26/10), Piastri bertekad memanfaatkan peluang di lintasan lurus panjang menuju Tikungan 1. “Saya akan mencoba melakukan start yang baik, lalu lihat apa yang bisa saya lakukan. Lintasan menuju Tikungan 1 cukup panjang, jadi ada peluang di sana dan saya akan mencoba memanfaatkannya,” ujarnya.
Dengan selisih 14 poin dari Norris dalam klasemen sementara, balapan GP Meksiko menjadi momen penting bagi Piastri untuk mempertahankan keunggulan dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 2025. (Formula 1/Z-2)
Oscar Piastri tampil kurang menjanjikan di GP Meksiko setelah hanya finis di urutan kelima atau di belakang Lando Norris, Charles Leclerc, Max Verstappen, dan Ollie Bearman.
Pembalap McLaren Lando Norris, yang mengawali balapan dari posisi pole, finis pertama di GP Meksiko setelah unggul 30.324 detik dari posisi kedua pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Max Verstappen mengaku menghadapi akhir pekan yang berat di GP Meksiko 2025 setelah hanya mampu start dari posisi kelima.
Lewis Hamilton menilai posisi ketiga di kualifikasi GP Meksiko 2025 adalah tempat ideal untuk memperebutkan kemenangan.
Pebalap McLaren, Lando Norris, meraih pole position di GP Meksiko 2025 setelah tampil dominan dalam sesi kualifikasi. Norris mengaku tak menganggap balapan akan mudah.
Pembalap McLaren, Lando Norris, dipastikan akan menggunakan nomor 1 pada jet daratnya di ajang Formula 1 musim depan.
Lando Norris menyatakan keyakinannya bahwa Oscar Piastri, yang menjadi rival terberatnya sepanjang musim, akan mengikuti jejaknya dan merebut gelar juara dunia suatu saat nanti.
Keputusan Lando Norris itu mengikuti jejak para juara dunia sebelumnya yang memilih untuk menyandang nomor tertinggi tersebut sebagai lambang pengakuan atas dominasi mereka.
LANDO Norris menegaskan kebanggaannya usai berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1 (F1) untuk pertama kalinya pada akhir musim 2025.
KESUKSESAN Lando Norris merebut gelar juara dunia Formula 1 2025 memantik apresiasi luas pada Minggu (7/12) waktu setempat, setelah ia finis ketiga di Grand Prix Abu Dhabi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved