Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Red Bull Max Verstappen mengandaskan catatan waktu pembalap Williams Carlos Sainz untuk merebut posisi pole GP Azerbaijan.
Dalam sesi kualifikasi (Q3) balapan Formula 1 yang berlangsung di Sirkuit Baku, Baku, Sabtu (20/9), Verstappen menjadi yang terdepan setelah mencatatkan waktu 1 menit 41,117 detik. Catatan ini sudah cukup bagi Verstappen untuk meraih posisi pole untuk kali kedua secara beruntun.
Drama di sesi kualifikasi (Q3) langsung terjadi ketika hujan mulai turun, pembalap Ferrari Charles Leclerc kehilangan kendali dan menabrak pembatas sirkuit ketika memasuki tikungan 15. Bendera merah kemudian dikibarkan.
Sesi kembali berjalan tidak lama kemudian ketika Lando Norris dan Verstappen saling sikut untuk berebut posisi terdepan. Tidak lama kemudian giliran Oscar Piastri yang kehilangan kendali dan menabrak pembatas ketika memasuki tikungan ketiga.
Selepas itu, Verstappen tampil tidak terbendung selepas mencatatkan waktu 1 menit 41,117 detik dalam sesi kali ini.
Di akhir sesi, Sainz mencoba untuk mendekat dan hampir saja meraih posisi pole perdananya namun catatan waktu 1 menit 41,595 detik tak mampu menyalip catatan dari Verstappen.
Posisi ketiga ditempati Liam Lawson, yang mampu mempertajam catatan waktu menjadi 1 menit 41,707 detik mengungguli duo Mercedes Kimi
Antonelli dan George Russell, yang secara berurutan menempati posisi keempat dan kelima.
Di GP Azerbaijan dan GP Singapura, pembalap Mercedes Kimi Antonelli finis di urutan keempat dan kelima.
Pembalap asal Australia Oscar Piastri kehilangan kendali setelah melakukan pengereman ketika memasuki tikungan kelima dan membuatnya menabrak pagar pembatas.
Pembalap Red Bull Max Verstappen berbicara peluang juara Formula 1 2025 kelimanya setelah ia memenangi dua balapan terakhir, yaitu di Italia dan Azerbaijan.
Carlos Sainz mengamankan posisi ketiga setelah finis di belakang pembalap Red Bull Max Verstappen dan pembalap Mercedes George Russell di GP Azerbaijan yang berlangsung di Sirkuit Baku.
Memulai balapan dari urutan kesepuluh, pembalap Ferrari Charles Leclerc gagal untuk bisa menerobos ke depan pada balapan yang berlangsung selama 51 lap tersebut.
Max Verstappen, yang melakukan start dari posisi pole tidak tersentuh sepanjang 51 lap dan menyentuh garis finis GP Azerbaijan dengan catatan waktu 1 jam 33 menit 26,408 detik.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Helmut Marko, yang juga dikenal sebagai tangan kanan mendiang salah satu pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz, telah menjadi arsitek di balik program pembalap junior tim Formula 1 itu.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Jelang GP Abu Dhabi, pembalap Red Bull Max Verstappen memilih untuk menjalani persiapan dengan santai, banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya sebelum terbang ke Uni Emirat Arab.
Pembalap Red Bull Yuki Tsunoda tetap optimistis soal kariernya di Formula 1 meski tidak lagi mengisi satu dari dua kursi pembalap utama timnya di musim 2026 setelah digantikan Isack Hadjar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved