Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
FESTIVAL Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII resmi ditutup Wakil Presiden Republik Gibran Rakabuming Raka di Eks Bandara Selaparang, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (1/8) malam. Kalender multievent dua tahunan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) yang digelar di sejak 26 Juli lalu itu dinilai menjadi inspirasi yang mendalam bagi NTB.
Dalam pidatonya, Wapres RI, Gibran secara khusus menyoroti partisipasi luar biasa dari peserta lanjut usia (lansia). Ia menyebut fenomena ini sebagai hal yang paling menarik dari seluruh gelaran FORNAS VIII.
“Ada cabang olahraga yang pesertanya adalah Bapak Ibu yang lanjut usia. Saya dapat laporan ada 1.000 orang berusia 56 sampai 65 tahun, dan ada 394 orang berusia di atas 65 tahun,” ungkap Wapres Gibran.
Ia menambahkan, peserta tertua bahkan berusia 79 tahun. Wapres Gibran menyebut para lansia ini sebagai panutan yang harus dicontoh.
“Tetap semangat walaupun sudah berusia lanjut. Ini patut dicontoh bahwa olahraga itu tidak mengenal batas usia,” katanya.
Menpora Dito Ariotedjo menyampaikan semangat kompetitif yang riang gembira itu juga menjadi cerminan dari Indonesia sesungguhnya.
“FORNAS adalah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Kompetitif tapi riang gembira. Perbedaan usia larut dalam satu tujuan,” ujar Menpora Dito.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan stakeholder yang telah membuat FORNAS kali ini menjadi yang terbaik sepanjang masa. Ia berpesan agar semangat olahraga masyarakat terus berlanjut.
"Ini kebanggaan dari NTB untuk Indonesia. Memang kita belum sempurna, fasilitas belum maksimal, tapi FORNAS kali ini adalah pembelajaran. Mohon maaf jika ada kekurangan, dan semoga semua kontingen selamat sampai daerah masing-masing," katanya.
Kontingen KORMI Jawa Barat sukses mempertahankan gelar juara umum pada FORNAS VIII. Mereka meraih tota 257 medali terdiri dari 99 emas, 77 perak, dan 81 perunggu.
Posisi runner up diraih Jawa Timur dengan merebut total 252 medali terdiri dari 93 emas, 80 perak, dan 79 perunggu disusul DKI Jakarta dengan total 245 medali (90 emas, 78 perak, dan 77 perunggu di posisi ketiga.
Kalimantan Timur dengan total 210 medali (76 emas, 70 perak, dan 64 perunggu) berada di tempat keempat. Posisi kelima ditempati Jawa Tengah dengan total 210 medali (66 emas, 75 perak, dan 69 perunggu).
Sementara itu, Kalimantan Selatan di posisi keenam dengan total 162 medali (61 emas, 44 perak, dan 57 perunggu.
Adapun tuan rumah NTB duduk di peringkat ketujuh dengan total 234 medali (56 emas, 80 perak, dan 98 perunggu).(H-2)
SULAWESI Tengah (Sulteng) resmi menerima tongkat estafet penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX tahun 2027.
Salah satu yang memanen berkah FORNAS VIII 2025 NTB yaitu sektor UMKM. Pengusaha oleh-oleh turut mendapat berkah dari event tersebut.
FESTIVAL Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII resmi ditutup Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Eks Bandara Selaparang Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (1/8) malam.
FESTIVAL Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 mencatatkan rekor baru dalam hal jumlah kedatangan.
PENUTUPAN Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 dipastikan berlangsung meriah. Band legendaris Slank akan menjadi penampil utama
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved