Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Polandia Hubert Hurkacz absen pada Wimbledon tahun ini karena harus menjalani operasi artroskopi pada lutut kanannya.
Melalui media sosial, petenis berusia 28 tahun itu membagikan kondisinya pascaoperasi.
"Selama beberapa minggu terakhir, saya telah menghadapi masalah lutut, seperti nyeri, penumpukan cairan, dan masalah lain yang membuat saya sulit berlatih dan bertanding," tulis Hurkacz, Jumat (4/7).
"Setelah menjajaki berbagai pilihan, kami memutuskan bahwa menjalani artroskopi Senin lalu adalah solusi terbaik," lanjutnya.
Hurkacz menjelaskan bahwa selama prosedur membran sinovial yang tumbuh berlebihan yang menyebabkan peradangan, nyeri, dan masalah terkait diangkat.
"Terima kasih banyak kepada Dr. Bartlomiej Kacprzak yang melakukan operasi," ujar Hurkacz.
Tahun lalu, menurut catatan ATP, Hurkacz mengalami robek meniskus kanan saat pertandingan babak kedua Wimbledon melawan Arthur Fils.
Hurkacz mengundurkan diri dari Grand Slam lapangan rumput musim ini. Ia mencapai semifinal Wimbledon pada 2021, yang menjadi capaian terjauhnya dalam turnamen Grand Slam itu.
Menempati peringkat ke-39, Hurkacz memiliki catatan 15-11 untuk musim ini.
Ia mencapai final Jenewa pada Mei, hanya kalah dari Novak Djokovic dalam final yang berlangsung selama tiga jam lima menit.
"Saya sekarang sedang memulai pemulihan dan baru akan kembali ketika saya 110 persen siap untuk bertanding lagi," kata Hurkacz.
"Terima kasih banyak atas semua dukungannya, itu sangat berarti bagi saya dan tidak sabar untuk kembali ke lapangan."
"Semoga semua orang sukses di Wimbledon! Tahun ini, saya akan menonton dari sofa," pungkas Hurkacz, yang mengunggah foto menggunakan kaos kaki panjang untuk menahan perban lutut sambil berselonjor di sofa. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved