Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
ARYNA Sabalenka melaju ke putaran ketiga Wimbledon setelah berhasil lepas dari tekanan dan mengalahkan Marie Bouzkova 7-6 (4) dan 6-4, Rabu (2/7).
"Saya tahu bahwa jika saya akan fokus pada diri sendiri dan jika saya akan berjuang untuk setiap poin, saya tahu bahwa saya memiliki peluang
besar untuk menang," kata Sabalenka, seperti disiarkan WTA.
"Sebelum saya menjadi terlalu gugup, saya akan memikirkan segala hal di luar tenis, di luar lapangan. Saat ini, saya mencoba untuk berpikir dan melakukannya selangkah demi selangkah," lanjutnya.
Menurut data WTA, kesuksesan itu memperpanjang catatan kemenangan Sabalenka tahun ini atas lawan yang berada di luar Top 20 menjadi 29-4.
Petenis Belarus itu memiliki catatan 20-4 di babak kedua Grand Slam, termasuk 18 kemenangan berturut-turut.
Kekuatan Sabalenka terkalibrasi dengan baik, karena ia menyelesaikan permainan dengan 40 pukulan winner, dengan hanya 18 kesalahan sendiri.
Ia melakukan lima ace dan memenangi 31 dari 35 poin servis pertama dan mencetak 27 dari 34 poin yang membuatnya menyelesaikan permainan di net.
Sementara itu, Bouzkova memiliki banyak akal. Ia tidak memiliki bobot pukulan atau atletis seperti Sabalenka, tetapi menemukan cara dengan pukulan yang tepat, servis yang mengejutkan, dan pertahanan yang luar biasa.
Skor berada pada 4-5 pada tiebreak set pertama ketika Sabalenka akhirnya melepaskan diri. Setelah dua pukulan keras dari Sabalenka, Bouzkova tidak dapat mendaratkan pukulan forehand.
Pada set point, Sabalenka melakukan pengembalian forehand dengan sangat keras sehingga mungkin masih bisa melaju.
"Saya tidak bisa mengembalikan servisnya sebelum momen itu," kata Sabalenka.
"Maksud saya, saya harus melangkah maju. Saya harus mencoba setidaknya mengembalikan bola ke sisi itu, mengembalikan bola ke belakang, dan mencoba memainkan poin. Sejujurnya, itu saja."
"Saya hanya mencoba untuk meletakkan bola sebanyak mungkin di sisi itu, memberikan tekanan sebanyak mungkin padanya. Saya sangat senang bisa mematahkannya."
"Saat itu saya merasa emosional, benar-benar kuat. Saya rasa momen itu membantu saya memenangi set pertama dan menjadi sedikit lebih bebas di set kedua," tambah petenis berusia 27 tahun itu.
Set kedua berlangsung lebih konvensional. Sabalenka mematahkan servis Bouzkova di gim keenam dan memanfaatkan keunggulan itu hingga akhir, dengan pukulan forehand mengamankan kemenangannya.
Jumlah penantang Sabalenka berkurang drastis ketika unggulan kedua Coco Gauff, unggulan ketiga Jessica Pegula, dan unggulan kelima Zheng Qinwen semuanya kalah di putaran pertama, Selasa (1/7).
Dalam dua penampilannya di Wimbledon selama empat tahun terakhir, Sabalenka berhasil mencapai semifinal. Tahun ini, ia bertekad untuk melangkah lebih jauh.
Selanjutnya, Sabalenka akan melawan pemenang laga antara Marketa Vondrousova dan Emma Raducanu, keduanya juara Grand Slam. (Ant/Z-1)
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
KABAR kembalinya sang ratu tenis dunia, Serena Williams, ke sirkuit profesional kembali memanas. Pemilik 23 gelar Grand Slam tersebut menolak untuk menutup peluang dirinya kembali.
Janice Tjen sedang menjadi sorotan setelah tampil impresif pada debut Grand Slam-nya di Australia Terbuka, baru-baru ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved